Berita Kriminal

Kasus Teman Sepermainan di Bantul Dikeroyok Selama 15 Menit hingga Pingsan Lalu Meninggal

kasus itu dilaporkan oleh ayah korban usai mendapati anaknya masuk RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman pada Senin (19/5/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
PELAKU PENGEROYOKAN: Polisi hadirkan sejumlah pelaku pengeroyokan diduga pencuri saat jumpa pers di lobby Mapolres Bantul, Rabu (25/6/2025). 

Tribunjogja.com Bantul -- Polisi Bantul membekuk pelaku pengeroyokan terhadap Wahyu Adi Setiawan (24), warga Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul hingga korban meninggal dunia saat menjalani perawatan medis. 

Korban dikeroyok karena dicurigai mencuri motor milik tetangganya.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Achmad Mirza, mengatakan kasus itu dilaporkan oleh ayah korban usai mendapati anaknya masuk RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman pada Senin (19/5/2025). 

Saat itu, kondisi Wahyu sudah tidak sadarkan diri.

PENGEROYOKAN: Polisi hadirkan sejumlah pelaku pengeroyokan diduga pencuri saat jumpa pers di lobby Mapolres Bantul, Rabu (25/6/2025).
PENGEROYOKAN: Polisi hadirkan sejumlah pelaku pengeroyokan diduga pencuri saat jumpa pers di lobby Mapolres Bantul, Rabu (25/6/2025). (TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana)

"Selanjutnya pelapor dapat informasi berupa video, dalam video itu anaknya dikeroyok oleh beberapa orang," katanya saat jumpa pers di Polres Bantul, Rabu (25/6/2025).

Oleh sebab itu, ayah Wahyu melaporkan kejadian itu ke Polres Bantul

Terlebih, beberapa hari kemudian anaknya meninggal dunia.

"Tiga hari pasca dibawa ke rumah sakit, korban meninggal dunia," ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan, dan mengantongi identitas para pelaku. 

Hingga akhirnya polisi meringkus para pelaku beberapa waktu lalu.

"Ada empat orang yang diamankan, keempatnya diamankan di rumahnya masing-masing yang ternyata masih tetangga korban," ucapnya.

Adapun empat pelaku adalah AW (31), NP (29), AFS (20) dan DAK (20). 

Empat pelaku merupakan warga Kapanewon Kasihan.

"Dari keterangan, empat pelaku mencurigai korban mencuri motor milik NP. Karena itu, korban dijemput salah satu pelaku dan membawanya ke sekitar makam Sutopadan untuk diajak minum-minuman keras," katanya.

Ketika minum-minuman keras itu, AW menanyai Wahyu terkait apakah benar hendak mencuri motor milik NP. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved