Begini Dampak dan Respon Investor Pasar Modal Hadapi Kebijakan Resiprokal AS Untuk Indonesia
AS adalah salah satu investor institusi terbesar di dunia, termasuk di emerging markets seperti Indonesia.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Sebagai respon jangka pendek, arus keluar dana atau penjualan saham oleh investor asing mungkin terjadi secara massif.
Hal ini disebabkan oleh reaksi instan terhadap berita kebijakan atau analisis pasar yang memperkirakan kerugian.
Sementara investor yang lebih fokus pada fundamental ekonomi Indonesia, mungkin melihat adanya peluang investasi, terutama jika pasar sudah menghargai terlalu berat respons jangka pendek.
Investor akan menilai apakah pergerakan harga saham telah mewakili kondisi ekonomi dasar atau hanya reaksi emosional.
“Volatilitas harga saham ini bisa membawa keuntungan bagi orang-orang yang bisa melihat peluang. Selalu ada peluang di pasar modal, terlepas dari apa pun kondisinya. Investor yang jeli memanfaatkan peluang, kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini menjadi momentum yang tepat untuk berinvestasi,” pungkasnya. (*)
| Iran Kunci Kapal Perusak AS yang Nekat Tembus Selat Hormuz dengan Rudal Jelajah dan Drone Penyerang |
|
|---|
| Negosiasi AS-Iran Gagal, Tema Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Persoalan Utama |
|
|---|
| Akankah Meja Perundingan Mengakhiri Perang Iran-AS yang Membara? |
|
|---|
| Iran : Tak Ada Dialog Damai Sebelum Israel Berhenti Bom Lebanon |
|
|---|
| Iran Klaim Menang Perang, Mojtaba Khamenei: Kami Tidak Cari Perang, Tapi Siap Sampai Mati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pembukaan-ihsg-diprediksi-akan-bertengger-di-zona-hijauberikut-rekomendasi-saham-hari-ini.jpg)