Inspektorat Lakukan Audit Pengadaan Bandwidth Kominfo Sleman
Program prioritas Pemkab Sleman tahun anggaran 2024 senilai lebih dari Rp5 miliar itu diduga dalam pelaksanaannya terjadi penyelewengan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
"Kalau ada kerugian, tidak begitu besar, kami minta dikembalikan. Kemudian sanksi terhadap pejabat yang terkait," kata dia.
Terpisah, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan pihaknya sudah mendengar aduan masyarakat terkait program WiFi maupun bandwidth di Kominfo Sleman yang diduga kurang tepat sasaran.
Sebab itu, saat ini pihaknya untuk sementara menghentikan terlebih dahulu pengadaan bandwidth dan WiFi di kominfo Sleman sembari menyelesaikan evaluasi dan pemeriksaan terhadap program tersebut.
"Saya tidak mau program yang baik ini, hanya sekedar jalan apa adanya. Saya tidak mau membuang uang itu. Kemarin, Kominfo yang lama, saya tanya kenapa banyak masukkan tapi tidak (dibenahi). Makanya (sekarang) kita evaluasi. Saya stop dulu yang mau dilelangkan. Saya nunggu (hasil audit) itu sehingga nanti lelang ya benar-benar masukkan dari evaluasi itu untuk perbaikan ke depan," kata Bupati.(*)
| Pemkab Sleman Godok Regulasi Potong TPP Kepala Dinas yang Serapan Anggarannya Rendah |
|
|---|
| Hadapi Kemarau Kering, Pemkab Sleman Optimalkan Bantuan Sumur Bor dan Pompa Air |
|
|---|
| Sleman Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ DIY 2026, Usung Target Tri Sukses |
|
|---|
| SDN Nglarang Sleman Bakal Direlokasi Karena Terdampak Proyek Tol, Lahan Pengganti Mulai Disiapkan |
|
|---|
| Alasan Bupati Sleman Akhirnya Ikuti Arahan Pemerintah Pusat Terkait WFH ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Inspektorat-Audit-Pengadaan-Bandwidth-Kominfo-Sleman.jpg)