Dinas Kominfo Sleman Janjikan Layanan Wifi Gratis Kembali Tersambung pada Agustus 2025
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman menargetkan layanan free wifi tersambung kembali bulan Agustus 2025.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Layanan free Wifi atau program internet gratis untuk pasar tradisional, komunitas maupun padukuhan yang sempat terhenti bakal kembali terhubung.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman menargetkan layanan free wifi tersambung kembali bulan Agustus 2025.
Kepala Dinas Kominfo Sleman, Budi Santosa, mengatakan pengadaan layanan internet gratis saat ini sedang berjalan.
Sejauh ini sudah ada dua provider yang menyatakan kesanggupannya untuk bekerja sama.
Sesuai rencana, program layanan internet gratis ini bakal diaktifkan secara bertahap di lokasi yang telah diusulkan oleh Pemerintah Kalurahan dan sudah teridentifikasi berada di fasilitas umum. Bukan di rumah pribadi.
"Sekarang sudah mulai tahap pengadaan. Mudah-mudahan bulan Agustus sudah ada yang on. Saya lupa jumlah detail pastinya, sudah ada dua provider yang sanggup menyediakan (jasa layanan internet)," kata Budi, ditemui Rabu (30/7/2025)
Layanan internet gratis, yang terpasang di tiap padukuhan ini akan dihidupkan kembali secara bertahap.
Budi tidak ingat wilayah mana saja yang kemungkinan akan dihidupkan lebih awal.
Namun seingat dia, di Kalurahan Sidomoyo dan Pandowoharjo sudah ada provider lokal yang sanggup memberikan layanan.
Baca juga: Penegasan Wabup Sleman soal Pentingnya Bela UMKM Lokal
Pihaknya juga mengaku telah meminta kepada provider, seperti Telkom maupun Icon+, yang semula telah bekerjasama memberikan layanan internet, agar mengajukan penawaran kembali. Namun sejauh ini belum memasukkan penawaran.
"Kebetulan tahun lalu providernya Telkom dan Icon plus. Nah ini kami oyak oyak, mau gak menawarkan kembali tapi sampai sekarang belum masukan penawaran. Jadi sekarang kami tawarkan fasilitas free wifi ini sampai akhir tahun ke penyedia ISP- ISP lokal," kata Budi.
Lebih lanjut, Pria lulusan S2 Teknik Sipil Yamaguchi University Jepang ini mengatakan pembiayaan untuk menyediakan internet gratis bagi tiap padukuhan ini menggunakan APBD Kabupaten Sleman.
Pembiayaan lewat APBD ini digagas hingga akhir tahun 2025. Berikutnya, di tahun 2026 skema pembiayaan layanan internet gratis ini bakal diubah menggunakan bantuan dari pihak swasta.
"Ini semua (pembiayaan) pakai APBD, sampai akhir tahun. Mudah-mudahan tahun 2026 tidak lagi menggunakan APBD, secara bertahap beralih menggunakan CSR kerjasama kolaborasi dengan swasta," kata dia.(*)
| Peringati HUT ke-110, Pemkab Sleman Gelar Operasi Katarak hingga USG Gratis |
|
|---|
| Pemkab Sleman Godok Regulasi Potong TPP Kepala Dinas yang Serapan Anggarannya Rendah |
|
|---|
| Hadapi Kemarau Kering, Pemkab Sleman Optimalkan Bantuan Sumur Bor dan Pompa Air |
|
|---|
| Sleman Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ DIY 2026, Usung Target Tri Sukses |
|
|---|
| SDN Nglarang Sleman Bakal Direlokasi Karena Terdampak Proyek Tol, Lahan Pengganti Mulai Disiapkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penghalau-sinyal-wifi-di-rumah.jpg)