Pemkab Sleman Sosialisasi Beasiswa Sleman Pintar Plus Plus di Kampus UTY
Sasaran program ini adalah warga Sleman kurang mampu yang berkeinginan tetap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berkomitmen memberikan akses pendidikan yang adil dan merata bagi warganya.
Komitmen tersebut dibuktikan melalui program Sleman Pintar Plus-Plus.
Sasaran program ini adalah warga Sleman kurang mampu yang berkeinginan tetap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Melalui akses pendidikan yang memadai, lewat satu keluarga miskin satu sarjana, maka diharap dapat memutus mata rantai kemiskinan.
"Melalui beasiswa ini kami harap dapat memutus mata rantai kemiskinan lewat jalur pendidikan. Ini diperuntukkan bagi anak-anak keluarga yang kurang beruntung dan PKH yang memiliki semangat untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi sekaligus mengikuti program kerja sambil kuliah," kata Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, saat sosialisasi tahap penerimaan mahasiswa baru program Sleman Pintar Plus-Plus di Kampus Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Sabtu (26/7/2025).
Danang meyakini pendidikan adalah pondasi utama dalam peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Karena itu, kepada calon penerima manfaat beasiswa Sleman Pintar Plus-Plus, ia berpesan bahwa beasiswa bukan sekadar hadiah akan tetapi sebuah amanah yang perlu pertanggungjawaban.
"Saya berpesan kepada calon mahasiswa yang akan mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru di UTY untuk mempersiapkan diri secara optimal. Jika nanti sudah menerima beasiswa untuk konsisten, fokus kuliah, dan meningkatkan kompetensi serta kapabilitas agar dapat memenuhi kebutuhan dunia kerja di masa mendatang," ujar dia.
Baca juga: Pemkab Sleman Mulai Lirik Homestay Buat Jadi Pemasukan Daerah
Jumlah pendaftar beasiswa Sleman Pintar Plus-plus telah mencapai 310 pendaftar.
Para pendaftar nantinya akan diseleksi dan yang diterima 80 mahasiswa.
Nantinya, penerima beasiswa akan diberikan kesempatan kuliah di Program Studi (prodi) Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Komputer dan Informatika dengan target kelulusan 3,5 tahun.
Adapun rinciannya kuliah di kampus 2 tahun kemudian dilanjutkan Kuliah Diluar Kampus (KDK) yaitu di industri selama 1,5 tahun dengan mendapatkan uang saku.
Rektor UTY, Bambang Moertono Setiawan mengatakan Program Sleman Pintar Plus-Plus yang digulirkan Pemkab Sleman selaras dengan program UTY berdampak, yang di mana visinya adalah bersama mencerdaskan bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Bambang, UTY harus memiliki dampak dan kontribusi dalam mencerdaskan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Dalam rangka mendukung program Sleman Pintar Plus Plus, UTY siap bekerjasama dengan Pemkab Sleman untuk menghasilkan generasi Kabupaten Sleman yang beradab, berkarakter, profesional, adaptif, inovatif dan kompetitif serta berdampak terhadap kesejahteraan kehidupan masyarakat," katanya.(*)
| Pemkab Sleman Targetkan PBB-P2 Tahun 2026 Sebesar Rp98,3 Miliar |
|
|---|
| GoTo Tingkatkan Kuota Beasiswa 5 Kali Lipat, Buka Peluang Kuliah Mitra Driver Gojek 2026 |
|
|---|
| Temui Penerima Beasiswa KIP-K di Jogja, Ini Pesan Anggota DPD RI Ahmad Syauqi Soeratno |
|
|---|
| Relokasi SDN Nglarang yang Terdampak Tol Jogja- Solo, Pemkab Sleman Buka Opsi Cari Lahan Lain |
|
|---|
| Cerita Dwi, Penerima Bantuan PIP yang Kini Tak Lagi Khawatir Soal Kelanjutan Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Danang-Maharsa-sosialisasi-di-UTY.jpg)