Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Tembus Rp120 ribu Perkilogram, Pedagang Keluhkan Omzet Menurun
Kenaikan harga cabai di Gunungkidul justru dikeluhkan pedagang lantaran omzetnya jadi menurun.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Gunungkidul mengalami lonjakan sejak awal Ramadan.
Pada Senin (10/3/2025), harga cabai rawit tembus Rp120 ribu per kilogram.
Kenaikan harga cabai justru dikeluhkan pedagang lantaran omzetnya jadi menurun.
Seperti yang dirasakan penjual cabai di Pasar Argosari, Lastri (54), yang mengaku kenaikan harga cabai membuat omzetnya pun turun hingga 50 persen, dibandingkan pendapatan sebelum harga melonjak.
"Banyak pembeli yang komplain, biasa beli sekilo sekarang paling seperempat. Omzet jadi turun sekitar 50 persen karena konsumen mulai sepi karena harganya terlalu tinggi," ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (10/3/2025).
Meskipun harga melambung tinggi, dia mengaku, sejauh ini untuk stok cabai rawit dari petani maupun distributor masih lancar.
"Kalau stok tidak ada kendala setiap hari masih ada yang barang yang turun, itu biasanya dari daerah Jawa Tengah," kata dia.
Sementara itu, pedagang lain, Wahyono (48) memilih tidak menjual cabai rawit akibat harganya yang melambung tinggi.
Dirinya sudah tidak menjual komoditas tersebut sejak puasa ketiga.
"Sudah dari awal puasa itu sudah kosong, karena harganya (cabai rawit) sangat tinggi. Modalnya tidak cukup, jadi lebih baik tidak jual dulu, takut rugi juga karena cabai ini barangnya tidak tahan lama dan gampang busuk," ujarnya.
Baca juga: CEK LOKASI Penukaran Uang Baru di Jogja untuk Lebaran 2025: Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo
Sementara itu, dari pantauan di pasar harga sejumlah komoditas lain juga ikut naik selama Ramadan ini.
Di antaranya bawang merah dari harga Rp30 ribu naik menjadi Rp35 perkilogram, bawang putih dari harga Rp35 ribu menjadi Rp45 ribu perkilogram, cabai merah keriting dari harga Rp30 ribu naik menjadi Rp35 ribu perkilogram,hingga daging ayam dari harga Rp28 ribu perkilogram menjadi Rp36 ribu perkilogram.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Perdagangan, Ris Heryani mengatakan naiknya harga cabai rawit dipengaruhi faktor cuaca.
"Sekarang cuaca hujan terus jadi banyak hasil panen petani tidak maksimal bahkan gagal panen," ujarnya.
Sri Sultan HB X Harap PORDA DIY 2025 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Berkelanjutan |
![]() |
---|
Gunungkidul Butuh Investor untuk Pembangunan SPBN di Pantai Sadeng |
![]() |
---|
Marak Keracunan MBG, Dinkes Gunungkidul Bereaksi, Orang Tua Khawatir: Anak Kami Jadi Taruhannya |
![]() |
---|
Atasi Masalah Narkoba, Ini Langkah Pemkab Gunungkidul dan BNNP DIY |
![]() |
---|
Mendekati Puncak Kemarau, BPBD Gunungkidul Sebut Belum Ada Permintaan Droping Air |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.