Puisi

Arti dan Makna Puisi “Padamu Jua” Karya Amir Hamzah 

Puisi ini menyiratkan cinta yang penuh ketidaksempurnaan, di mana kebahagiaan dan rasa sakit bercampur menjadi satu. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Kompas.com
Amir Hamzah 

Kata-kata "pelik menarik ingin" menunjukkan bahwa orang yang dicintai memiliki daya tarik yang kuat, meskipun menyakitkan. 

Frase "serupa darah dibalik tirai" menggambarkan bahwa cinta ini tersembunyi dan tidak jelas, namun tetap terasa menyakitkan.


Bait 7

Kasihku sunyi
Menunggu seorang diri
Lalu waktu—bukan giliranku
Mati hari—bukan kawanku

Bait terakhir ini menggambarkan kesepian dan kepasrahan. 

Penulis merasa sendirian dalam penantian, dan waktu seolah berjalan tanpa berpihak padanya. 

Frase "mati hari—bukan kawanku" menunjukkan bahwa penulis merasa tidak memiliki harapan dan masa depan. (MG Ni Komang Putri Sawitri Ratna Duhita) 

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved