Puisi
Arti dan Makna Puisi “Padamu Jua” Karya Amir Hamzah
Puisi ini menyiratkan cinta yang penuh ketidaksempurnaan, di mana kebahagiaan dan rasa sakit bercampur menjadi satu.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Kata-kata "pelik menarik ingin" menunjukkan bahwa orang yang dicintai memiliki daya tarik yang kuat, meskipun menyakitkan.
Frase "serupa darah dibalik tirai" menggambarkan bahwa cinta ini tersembunyi dan tidak jelas, namun tetap terasa menyakitkan.
Bait 7
Kasihku sunyi
Menunggu seorang diri
Lalu waktu—bukan giliranku
Mati hari—bukan kawanku
Bait terakhir ini menggambarkan kesepian dan kepasrahan.
Penulis merasa sendirian dalam penantian, dan waktu seolah berjalan tanpa berpihak padanya.
Frase "mati hari—bukan kawanku" menunjukkan bahwa penulis merasa tidak memiliki harapan dan masa depan. (MG Ni Komang Putri Sawitri Ratna Duhita)
Berita Terkait: #Puisi
| 15 Contoh Puisi Hari Ibu 22 Desember yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna |
|
|---|
| 5 Contoh Puisi Tema Tentang Indahnya Toleransi , Perbedaan Menjadi Kedamaian |
|
|---|
| 3 Contoh Puisi Tema Tentang Rindu Sahabat yang Meniti Karir di Luar Negeri |
|
|---|
| 3 Contoh Puisi Tema Tentang Kesendirian dan Kesepian di Tengah Hiruk Pikuk Kota |
|
|---|
| 5 CONTOH Puisi Romantis yang Dijamin Bikin Si Dia Makin Jatuh Hati Padamu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Amir-Hamzah.jpg)