Puisi
Arti dan Makna Puisi “Padamu Jua” Karya Amir Hamzah
Puisi ini menyiratkan cinta yang penuh ketidaksempurnaan, di mana kebahagiaan dan rasa sakit bercampur menjadi satu.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Engkau cemburu
Engkau ganas
Mangsa aku dalam cakarmu
Bertukar tangkap dengan lepas
Nanar aku, gila sasar
Sayang berulang padamu jua
Engkau pelik menarik ingin
Serupa darah dibalik tirai
Kasihku sunyi
Menunggu seorang diri
Lalu waktu—bukan giliranku
Mati hari—bukan kawanku
Arti dan Makna Puisi “Padamu Jua”
Bait 1
Habis kikis
Segala cintaku hilang terbang
Pulang kembali aku padamu
Seperti dahulu
Bait ini menggambarkan perasaan cinta yang terkikis habis.
Namun pada akhirnya, penulis tetap kembali kepada orang yang dicintai, seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
Ini menunjukkan adanya ketergantungan emosional yang kuat, meskipun telah merasakan sakit hati.
Bait 2
Kaulah kandil kemerlap
Pelita jendela di malam gelap
Melambai pulang perlahan
Sabar, setia, selalu
Orang yang dicintai digambarkan sebagai sumber cahaya dan harapan dalam kegelapan.
Kata-kata "sabar, setia, selalu" menunjukkan bahwa seseorang ini selalu ada dan memberikan dukungan, meskipun dalam situasi yang sulit.
Bait 3
Satu kasihku
Aku manusia
Rindu rasa
Rindu rupa
| 15 Contoh Puisi Hari Ibu 22 Desember yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna |
|
|---|
| 5 Contoh Puisi Tema Tentang Indahnya Toleransi , Perbedaan Menjadi Kedamaian |
|
|---|
| 3 Contoh Puisi Tema Tentang Rindu Sahabat yang Meniti Karir di Luar Negeri |
|
|---|
| 3 Contoh Puisi Tema Tentang Kesendirian dan Kesepian di Tengah Hiruk Pikuk Kota |
|
|---|
| 5 CONTOH Puisi Romantis yang Dijamin Bikin Si Dia Makin Jatuh Hati Padamu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Amir-Hamzah.jpg)