Soal Jadwal Baru Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Sleman Terpilih,  Begini Kata Harda-Danang 

Harda Kiswaya dan Danang Maharsa mengaku tidak memiliki persiapan khusus menuju waktu pelantikan bupati-wakil bupati Sleman terpilih

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sleman terpilih, Harda Kiswaya - Danang Maharsa saat ditetapkan KPU Sleman sebagai pasangan calon terpilih, Kamis (9/1/2025) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pasangan calon (Paslon) Bupati - Wakil Bupati Sleman terpilih, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa mengaku tidak memiliki persiapan khusus menuju waktu pelantikan, yang jika mengacu kesepakatan pemerintah pusat, tinggal hitungan hari.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilu sepakat pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, dilaksanakan mulai tanggal 6 Februari 2025.

Keputusan ini bagi daerah yang tidak memiliki perselisihan hasil di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kesepakatan pelantikan ini maju dari rencana semula tanggal 10 Februari 2025. 

Harda Kiswaya mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai jadwal baru pelantikan tersebut. Tetapi masih menunggu kepastiannya.

Soal persiapan, Harda Kiswaya mengaku tidak memiliki persiapan khusus.

Sebab, baginya yang terpenting saat ini adalah setelah dilantik menjadi Bupati Sleman maka dirinya akan langsung bekerja keras.

Mulai dari menangani persoalan sampah hingga memperbaiki jalan yang rusak. 

"Setelah dilantik harus langsung bekerja. Karena kami tidak bisa santai-santai ini," kata Harda Kiswaya, Kamis (23/1/2025). 

Mantan Sekda Kabupaten Sleman ini mengungkapkan, beberapa kali dirinya berkunjung ke sejumlah wilayah di Bumi Sembada dan mendapati jalan rusak.

Ia tidak menyebutkan detail jalan mana saja yang rusak namun jalan tersebut menjadi kewenangan dari Pemerintah Kabupaten sehingga baginya perlu segera ditindaklanjuti untuk diperbaiki. 

"Karena saya pengen kalau ada jalan rusak piye carane (bagaimana caranya) biar segera ditindaklanjuti untuk diperbaiki. Kemudian soal sampah. Jadi fokus kami dua itu, sambil pembenahan yang lain," ujar dia. 

Baca juga: Administrasi Sudah Siap, Pelantikan Kepala Daerah Terpilih di Sleman Tinggal Tunggu Juknis 

Harda meyakini apabila jalan - jalan dalam kondisi baik, maka sangat berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat.

Jika mobilitas lancar maka ekonomi masyarakat juga tumbuh dengan baik.

Tahun pertama menjabat, Ia mengaku tidak mematok capaian program yang terlalu banyak.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved