Komisi C DPRD DIY Tanggapi Rencana Jembatan Pandasimo Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran  2025

Keberadaan jembatan baru tersebut dipastikan akan memancing pengguna jalan untuk berhenti dan melakukan swafoto

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Kementerian PUPR
Jembatan Pandansimo di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jembatan Pandansimo di Kabupaten Bantul direncanakan beroperasi saat mudik Lebaran 2025.

Komisi C DPRD DIY dan Pemerintah DIY meminta kepada Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) DIY untuk lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan ketika Jembatan Pandansimo dioperasionalkan.

Keberadaan jembatan baru tersebut dipastikan akan memancing pengguna jalan untuk berhenti dan melakukan swafoto yang berpotensi membahayakan jiwa pengguna jalan.

"Kami minta betul agar diperhatikan terkait keselamatan orang-orang yang nantinya lewat jembatan ini. Jangan sampai ada mobil berhenti di tengah jembatan, sementara secara teknis belum siap, maka harus diperhatikan benar terkait keselamatan orang yang menggunakan jembatan," kata Ketua Komisi C DPRD DIY Nur Subiantoro, Senin (20/1/2025).

Nur Subiantoro juga berharap ada uji teknis, sebelum nantinya Jembatan Pandansimo dioperasionalkan secara fungsional. 

Harapanya, setelah uji teknis, kendaraan bisa melewati Jembatan Pandansimo, meskipun jumlahnya terbatas.

"Mungkin tidak semua kendaraan bisa melalui. Kendaraan berat mungkin tidak, dan volume kendaraan yang lewat harus dibatasi," kata Politisi Gerindra ini.

Dia berharap ke depan, setelah Jembatan Pandansimo beroperasi, Pemkab Bantul bisa menangkap peluang yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan pariwisata dan meningkatkan perekonomian warga sekitar.

"Sehingga mampu memberi dampak positif bagi kemajuan perekonomian warga sekitar," ungkapnya.

Baca juga: Pemda DIY Targetkan Angka Kemiskinan di DI Yogyakarta pada 2025 Turun Menjadi 10,16 Persen

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY, Anna Rina Herbranti mengungkapkan, jika Jembatan Pandansimo dibangun menggunakan APBN.

Ia berharap nantinya, pada saat mudik Lebaran 2025, jembatan tersebut bisa beroperasi. 

"Meskipun jumlahnya (kendaraan) dibatasi," harapnya.

Koordinator Pengawas Lapangan PPK 1.4 DIY, Vederieq Yahya mengaku optimisitis Jembatan Pandansimo bisa dilintasi pemudik pada saat mudik Lebaran 2025.

"Sesuai dengan tata kala, kontrak pengerjaan jembatan tersebut berakhir Maret 2025. Semoga bisa dibuka untuk umum," katanya.

Saat ini, lanjut dia, progres pekerjaan konstruksi telah mencapai 92 persen dan struktur jembatan bagian bawah telah rampung. 

Selain itu, pemasangan pondasi, bore pile, Lead Rubber Bearing (LRB) dan pemasangan logo Corrugated Steel Plate (CSP) telah dilakukan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved