Pelajar Bantul Jadi Korban Penganiayaan
Pelajar Tewas Dikeroyok di Bantul, Disdikpora DIY Lakukan Evaluasi Menyeluruh dan Siapkan Sanksi
Polres Bantul mengungkap motif penganiayaan brutal yang menewaskan Ilham Dwi Saputra (16), pelajar asal Triharjo Pandak Bantul
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Polres Bantul mengungkap motif di balik penganiayaan brutal yang menewaskan Ilham Dwi Saputra (16), seorang pelajar asal Kalurahan Triharjo, Pandak, Bantul.
- Menanggapi kasus ini, Inspektur DIY yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Disdikpora DIY, Muhammad Setiadi menyatakan duka mendalam sekaligus memastikan adanya evaluasi dan langkah tegas.
- Ia menegaskan sistem pencegahan kekerasan akan ditinjau ulang secara komprehensif, mengingat masih adanya celah pengawasan di luar lingkungan sekolah.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepolisian Resor (Polres) Bantul berhasil mengungkap motif di balik penganiayaan brutal yang menewaskan Ilham Dwi Saputra (16), seorang pelajar asal Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul.
Peristiwa nahas yang dilatarbelakangi dendam antarkelompok ini memicu keprihatinan mendalam dan mendorong evaluasi menyeluruh dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Berdasarkan penyelidikan kepolisian, penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Lapangan Gadung Mlaten, Banyu Urip, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak.
Sebelumnya, korban dijemput oleh temannya menuju salah satu SMA di Kapanewon Bambanglipuro sebelum akhirnya dibawa ke lokasi pengeroyokan.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ahmad Mirza, pada Selasa (21/4/2026), mengonfirmasi bahwa pemicu utama pengeroyokan tersebut adalah motif dendam. Sebelum dianiaya, korban sempat diinterogasi terkait keterlibatannya dalam sebuah kelompok atau geng.
"Untuk motifnya itu lebih ke arah balas dendam. Pada saat di lokasi kejadian, korban sempat diinterogasi dengan kalimat 'apakah kamu masuk ke geng ini', namun korban mengaku tidak. Dari situ, korban langsung dipukul oleh salah satu terduga pelaku dan diikuti oleh teman-teman yang lainnya," ungkap Mirza.
Tindak kekerasan yang dialami korban sangat fatal. Mirza membeberkan bahwa para pelaku menggunakan berbagai alat dan cara yang tidak manusiawi. "Untuk alat yang digunakan menggunakan pipa paralon, ada juga yang menyundutkan rokok, dan sempat korban dilindas oleh sepeda motor," tuturnya.
Sepeda motor tersebut kini telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti.
Korban yang kritis sempat ditolong oleh kakak kelasnya dan dibawa ke Rumah Sakit Saras Adyatma Bantul, sebelum dirujuk ke Rumah Sakit PKU Jogja. Namun, setelah beberapa hari menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Terkait kasus ini, polisi telah meringkus dua terduga pelaku, yakni BLP alias BR (18) asal Kapanewon Kretek, dan YP alias B (21) asal Kapanewon Bambanglipuro. Polisi kini memburu lima pelaku lainnya yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Ini masih kami dalami juga apakah ini direncanakan sebelumnya terhadap korban atau tidak," tambah Mirza. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.
Evaluasi Menyeluruh dan Sanksi Berlapis dari Disdikpora DIY
Merespons tewasnya pelajar akibat kekerasan ini, Inspektur DIY yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora DIY, Muhammad Setiadi, S.Pt., M.Acc., menyatakan duka mendalam sekaligus memastikan adanya evaluasi dan langkah tegas.
Setiadi menegaskan bahwa sistem pencegahan kekerasan akan ditinjau ulang secara komprehensif, mengingat masih adanya celah pengawasan di luar lingkungan sekolah.
| Disdikpora Bantul Prihatin Atas Tewasnya Pelajar Ilham Dwi Saputra: Peran Keluarga Jadi Kunci |
|
|---|
| Terungkap, Motif Balas Dendam Jadi Pemicu Penganiayaan Maut Pelajar di Bantul |
|
|---|
| Pemkab dan DPRD Bantul Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Pelajar di Pandak |
|
|---|
| Tragedi Keji di Lapangan Gadung Mlati, Pelajar di Bantul Tewas Diduga Dianiaya Sejumlah Orang |
|
|---|
| Polisi Tahan Dua Pelaku Penganiayaan yang Menewaskan Pelajar Ilham Dwi Saputra, 5 Lainnya DPO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pelayat-salati-jenazah-Ilham-Dwi-Saputra-korban-penganiayaan-asal-Kalurahan-Triharjo-Pandak-Bantul.jpg)