RSUP Dr. Sardjito Punya Layanan Pengobatan Berbasis Stem Cell, Bisa Sembuhkan Nyeri Lutut
RSUP Sardjito memiliki layanan pengobatan berbasis Stem Cell atau sel punca untuk tangani kasus kerusakan tulang dan tulang rawan pada bidang ortopedi
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Hari Susmayanti
Beberapa penyebab kerusakan tersebut disebabkan oleh cedera traumatis akut maupun gangguan tulang yang sudah terjadi sebelumnya.
Pemberian stem cell pada defek osteokondral akan dapat menstimulasi regenerasi tulang rawan baru pada sendi lutut.
Ia mencontohkan seorang pasien perempuan berusia 52 tahun mengalami nyeri lutut akibat defek osteokondral.
Pasien mengeluhkan nyeri pada lutut kanan yang dirasakan sejak lama. Pemeriksaan penunjang dengan X-ray dan MRI menunjukkan terdapat penyempitan celah sendi disertai defek pada tulang rawan femur.
Tim medis ortopedi selanjutnya melakukan tindakan microfracture disertai pemberian injeksi stem cell bersama scaffold dilakukan secara artroskopi.
“Tujuan artroskopi untuk meningkatkan akurasi dari implementasi stem cell tersebut. Selanjutnya, dilakukan tindakan microfracture yang merupakan prosedur untuk merangsang pertumbuhan tulang rawan baru pada area yang rusak dengan cara membuat lubang-lubang kecil pada tulang di bawah tulang rawan,” ungkapnya.
Kemudian, baru dilakukan tindakan stem cell bersama dengan scaffold.
Ketika lubang-lubang sudah terbentuk dari microfracture, komponen stem cell bersama scaffold digunakan untuk menutup luka tersebut dan dipertahankan pada tempatnya dengan lem jaringan khusus atau jahitan.
Komponen ini akan menunjang kerja stem cell dan menangkap bagian darah yang mengandung faktor pertumbuhan (growth factor) yang dilepaskan selama prosedur microfracture dan bertindak sebagai wadah untuk sel-sel ini membentuk tulang rawan baru.
Stem cell yang digunakan pada kasus ini berasal dari Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell (UC-MSC) yang bekerja sama dengan perusahaan penyedia stem cells.
“Beberapa kasus di bidang ortopedi yang dapat ditangani di RSUP Dr. Sardjito antara lain osteoarthritis, defek tulang kritis, cedera medulla spinalis, gagal penyambungan pada tulang, degenerasi diskus intervertebralis, osteoporosis, defek tulang belakang, spondiloartrosis, lesi pleksus brakialis, reparasi dan rekonstruksi tendon/ligament, cedera ACL, cedera otot, dan cedera meniscus lutut,” papar dia.
Pemberian terapi stem cell di RS Sardjito, menurut dr Robby, juga melibatkan kerjasama tim antar keilmuan spesialis lainnya seperti dr. Rusdy Ghazali Malueka, Sp.N, Subsp.N.Onk(K), Ph.D untuk layanan stem cell di bidang saraf (neurologi) dan dr. Yudha Mathan Sakti, Sp.OT, Subsp.OTB(K) untuk layanan stem cell di bidang ortopedi tulang belakang.
Dia berharap, dengan berkembangnya terapi sel punca, maka diharapkan dapat menjadi terapi alternatif khususnya dalam penanganan kasus-kasus ortopedi.
“Hal ini dapat tercapai karena kemampuan stem cell untuk melakukan regenerasi jaringan rusak,” tutupnya mengakhiri.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan menyampaikan bahwa RSUP Dr. Sardjito akan terus melakukan transformasi di bidang kesehatan,
“Masyarakat dapat memperoleh layanan ini melalui Klinik Amarta RS Sardjito. Layanan Stem Cells ini juga menjadi salah satu bukti RS Sardjito terus mengembangkan diri dengan layanan-layanan unggul lainnya terang Banu mengakhiri,” tukas dia. (Ard)
Komisi D DPRD DIY Sesalkan Dugaan Kekerasan Terhadap Dokter Residen RSUP Dr Sardjito Yogyakarta |
![]() |
---|
Bayi Korban Kebakaran Sumur Minyak Blora Masih Kritis, 63 Persen Alami Luka Bakar Serius |
![]() |
---|
150 Dokter dan Direktur RS Pendidikan Bahas Perpres Profesor Pendidik Klinis di Yogyakarta |
![]() |
---|
Mengenal Stem Cell, Terapi Regeneratif yang Dikembangkan di RSUP Dr Sardjito |
![]() |
---|
RSUP Dr Sardjito Gelar Ujian Nasional Pertama Fellowship Bedah Saraf di Indonesia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.