Warga Demo Tuntut Dukuh Pusmalang Dicopot, Begini Kata Pak Lurah
Lurah Wukirsari, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Handung Tri Rahmawan mengaku berkomitmen melayani masyarakat dengan baik dan nyaman
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Puncaknya, yang membuat masyarakat semakin tidak nyaman, yang bersangkutan oleh warga dinilai telah menggelapkan uang irigasi air, aspal dan uang donasi pembangunan masjid.
Dijelaskan Mulyadi, Padukuhan Pusmalang mempunyai suplai air yang cukup melimpah dan ketika musim kemarau sering diminta untuk menyuplai air ke Padukuhan wilayah Ngemplak. Setelah mengalirkan air, ada uang Rp 100 ribu dari wilayah yang telah dialiri.
"Jika Dukuh yang lama, uang tersebut langsung diserahkan ke kas di RW setempat. Tapi dia tidak, justru dimanfaatkan sendiri," katanya.
"Kemudian yang uang masjid, dia juga membuka donasi menggunakan rekening sendiri. Padahal ada rekening masjid. Sekarang sudah kami laporkan, dan dalam proses hukum di Kepolisian," imbuh dia.
Tribun Jogja telah mencoba menghubungi nomor handphone Dukuh Pusmalang untuk mengkonfirmasi duduk persoalan yang membuat warga mendemonya. Namun hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.(rif)
| Kecelakaan Dini hari: Mobil Mahasiswa Asal Bantul Masuk Jurang Sedalam 6 Meter di Kalasan |
|
|---|
| Tingkatkan Kompetensi ASN, Dinas Perpustakaan Sleman Optimalkan Pengelolaan Arsip Terjaga |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran Paskibraka Sleman: Rp1,8 Miliar Dipangkas Jadi Rp682 Juta |
|
|---|
| Hemat Anggaran, Pilur Serentak di Sleman Direncanakan Kembali ke Coblosan, Tak Lagi E-voting |
|
|---|
| Sidang Hibah Pariwisata Sleman, Sri Purnomo Tak Tahu Ada Mobilitas Proposal Oleh Anaknya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Warga-Demo-Tuntut-Dukuh-Pusmalang-Dicopot-Begini-Kata-Pak-Lurah.jpg)