Terlepas dari Dekapan Petugas, Remaja yang Belajar Surfing Hilang Ditelan Ombak Parangtritis

Niat hati memacu adrenalin di atas papan seluncur, petualangan dua remaja di Pantai Parangtritis justru berakhir duka. 

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa/Dok. SAR Parangtritis
PENYELAMATAN: Personel SAR Parangtritis sedang melakukan penyelamatan korban terseret arus di Pantai Parangtritis, Minggu (19/4/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • Dua remaja terseret ombak saat belajar surfing secara mandiri di area arus balik (rip current) Pantai Parangtritis pada Minggu (19/4/2026).
  • Satu korban (AHS) berhasil diselamatkan, namun satu korban lainnya (ARNP) hilang setelah terlepas dari dekapan petugas akibat hantaman ombak besar.
  • Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian hari kedua (20/4/2026) dengan membagi tim melalui jalur darat, jet ski, dan drone.

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL -Niat hati memacu adrenalin di atas papan seluncur, petualangan dua remaja di Pantai Parangtritis justru berakhir duka. 

Dua pemuda asal Bantul yang belajar surfing  terseret ombak pada Minggu (19/4/2026) sore kemarin.Satu korban berhasil diselamatkan dan satu lainnya hilang ditelan ganasnya ombak pesisir selatan Bantul.


Korban hilang diketahui bernama Angger Raditya Nanda Pradana (16), warga Panggungharjo, Kapanewon Sewon.

Korban sebenarnya sudah berhasil diraih oleh petugas SAR yang hendak menyelamatkannya.

Namun tubuh Angger terlepas dari dekapan petugas setelah ombak besar menghantamnya.

Sementara rekan Angger yang diketahui bernama Angga Hendra Saputra (16), warga Trirenggo, Kapanewon Bantul, berhasil selamat.

Adapun proses pencarian langsung dilakukan oleh petugas SAR gabungan.

Namun korban Angger hingga Senin (20/4/2026) pagi belum ditemukan.

SAR gabungan dijadwalkan melanjutkan pencarian korban pada pagi ini.

Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto mengungkapkan operasi pencarian terhadap korban di hari kedua ini dibagi menjadi tiga tim atau SRU.

SRU darat akan melaksanakan pencarian dengan melakukan penyisiran dari lokasi kejadian ke arah Parangdog dan Parangkusumo.

Kemudian SRU kedua melakukan penyisiran menggunakan jetsky.

Lalu SRU ketiga akan melakukan penyisiran dengan menggunakan drone.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved