Memasuki Musim Penghujan, BPBD Kulon Progo Masih Layani Permintaan Dropping Air Bersih
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo hingga kini masih melayani distribusi atau dropping air bersih ke masyarakat.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Warga di Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kulon Progo saat mengambil air dari sumur yang airnya berkurang, belum lama ini. BPBD Kulon Progo hingga kini masih melayani permintaan dropping air bersih meski mulai memasuki musim penghujan.
Menurut data BPBD Kulon Progo hingga pukul 18.40 WIB Minggu kemarin, dilaporkan ada 15 titik kejadian berupa pohon tumbang.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kulon Progo, Budi Prastawa mengatakan dropping air bersih selama Oktober lalu mengandalkan dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kulon Progo.
Dana didapat berkat adanya Status Tanggap Darurat Kekeringan.
"Dana yang dihabiskan untuk dropping air bersih selama Oktober lalu kurang lebih Rp 200 juta, untuk 25 kalurahan di 6 kapanewon," ujar Budi.
Adapun BPBD Kulon Progo juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dalam menyalurkan air bersih. Termasuk dari Pemda DIY hingga pihak swasta.(alx)
Berita Terkait
Baca Juga
Kondisi Cuaca Tak Menentu, BPBD Kulon Progo Lakukan Antisipasi Dini dari Dampak Bencana |
![]() |
---|
Posisi Pimpinan BPBD dan Kesbangpol Kulon Progo Segera Terisi, Tunggu Keputusan Bupati |
![]() |
---|
Festival Kopi 2025 Kulon Progo Kenalkan Kopi Menoreh Hingga Bagikan 1000 Cangkir Kopi Gratis |
![]() |
---|
BPBD Kulon Progo Siapkan 100 Tangki Air Bersih, Dua Wilayah Sudah Ajukan Dropping Air |
![]() |
---|
BPBD Kulon Progo Catat Ada 13 Titik Kejadian Dampak Hujan Ekstrem, Sebagian Besar di Sentolo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.