Pemkab Sleman Mitigasi Dampak Pengeringan Selokan Mataram dan Van Der Wicjk 

Saluran Mataram dan Van Der Wicjk berencana dikeringkan untuk sementara waktu, dimulai bulan Oktober mendatang.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM/Ahmad Syarifudin
Selokan Mataram di samping pembangunan jalan tol Jogja Bawen di wilayah kabupaten Sleman terlihat kering, Rabu (18/10/2023) 

Sebagimana diketahui, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) berencana menutup sementara aliran air Selokan Van Der Wicjk dan Selokan Mataram.

Penutupan aliran yang dimulai bulan Oktober ini, bertujuan untuk mengecek rehab yang sudah dilakukan sekaligus pemindahan pintu dan saluran irigasi menggunakan beton dari proyek pembangunan jalan tol. 

"(Pematian air) Ini sudah sesuai dengan kesepakatan," kata Ahli Madya Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air, BBWSSO, Rr. Vicky Ariyanti..

Penutupan  Saluran Van Der Wicjk tahun ini berlangsung selama satu bulan penuh, dimulai tanggal 1-31 Oktober.

Sedangkan penutupan Saluran Mataram mulai tanggal 16 Oktober hingga 2 Desember 2024 atau selama lebih kurang 1,5 bulan.

Penutupan dua saluran irigasi tersebut berdasarkan hasil kesepakatan dari koordinasi lintas sektor yang diselenggarakan pada akhir Juli 2024 lalu.

Rapat koordinasi dihadiri BBWSSO, Pemerintah DIY, Pemkab Sleman, Bantul, Kulon Progo, BMKG, BPBD hingga pengurus forum kelompok tani pengguna air. 

Penutupan air di dua saluran tersebut dinilai penting dilakukan.

Menurut Vicky, selain untuk persiapan pengecekan rehab yang sudah dilakukan, juga karena ada pemindahan pintu dan saluran irigasi dari pihak jalan tol yang menggunakan beton di hulu area pekerjaan wilayah Seyegan.

Operasi pemeliharaan dengan menutup saluran ini, kata dia, bakal rutin dikonsepkan setiap tahun. 

"Tahun depan dan tahun- tahun setelahnya juga akan dikonsepkan pematian untuk pemeliharaan saluran. (Pematian air) menjadi kegiatan reguler, sehingga akan ada waktu yang lega untuk melakukan operasi pemeliharaan dari tahun ke tahun," ujar Vicky. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved