Sekda Kulon Progo Sebut Status Darurat Kekeringan Berpotensi Diberlakukan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo, Triyono membuka kemungkinan adanya pemberlakukan Status Darurat Kekeringan.
Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Artinya tinggal satu langkah lagi menuju Status Darurat.
Ia pun memastikan kesiapan dalam program dropping air bersih, seperti armada yang digunakan hingga tenaganya.
Koordinasi dengan pihak terkait seperti kalurahan pun dilakukan untuk memonitor situasi di masyarakat.
"Kami juga memetakan wilayah yang sekiranya rawan terjadi kekeringan, serta titik-titik sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk suplai air bersih," jelas Taufik.
Ia mengungkapkan jika permohonan air bersih sudah datang dari Kapanewon Girimulyo, Kokap, dan Samigaluh.
Tiga kapanewon ini kerap mengalami kekeringan di musim kemarau karena lokasinya yang berada di Perbukitan Menoreh.(*)
Baca Juga
| Soal Pengadaan TKD Palihan dan Glagah, Pemkab Kulon Progo Usulkan Harmonisasi Pergub 24/2024 |
|
|---|
| FTI UAJY Serahkan Aplikasi Geotagging ke Pemkab Kulon Progo untuk Pemetaan Potensi Daerah |
|
|---|
| Hadapi El Nino "Godzilla", BPBD Kulon Progo Antisipasi Krisis Air Bersih hingga Potensi Kebakaran |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Belum Tentukan Skema WFH, Terkendala Atur Presensi Hingga Kinerja |
|
|---|
| Kekeringan Mengintai, Belum Masuk Musim Kemarau, Pak Lurah Giripurwo Sudah Beli 2 Tangki Air Bersih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekretaris-Daerah-Kulon-Progo-Triyono-2082024.jpg)