Tour De UMKM
Kisah Dwiyanto, Perajin Rumput Mendong dari Padukuhan Plembon Minggri Sleman
Melalui tangan terampil pria 56 tahun itu, telah tercipta ragam produk kerajinan berbahan serat alam tersebut.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Lelaki itu sedang duduk menjahit di depan rumahnya.
Matanya melirik lalu menghentikan aktivitasnya itu, ketika Tribun Jogja berkunjung.
Sejurus kemudian mengulurkan tangan, menyapa dengan hangat dan mempersilakan duduk.
Ia adalah Dwiyanto, perajin rumput mendong dari Padukuhan Plembon, Kalurahan Sendangsari, Minggir, Kabupaten Sleman.
Melalui tangan terampil pria 56 tahun itu, telah tercipta ragam produk kerajinan berbahan serat alam tersebut.
Bahkan kreasi berbahan alami ini, pernah diminati hingga pasar mancanegara.
Di samping banyak pesanan juga datang dari hotel, vila maupun beragam instansi.
Sebagai gambaran, mendong adalah jenis rumput rawa.
Tanaman ini sebenarnya gulma bagi petani, namun ketika sudah diolah menjadi kerajinan memiliki nilai ekonomi tinggi dan awet.
"Jika dipakai dengan benar, kerajinan dari mendong ini bisa bertahan hingga tahunan," kata Dwiyanto, Senin (15/7/2024).
Sebelum menggeluti kerajinan mendong, Dwiyanto pernah mencoba peruntungan di kerajinan perak seputar pasar telo, Yogyakarta.
Baca juga: Kisah Hijrah Priyanggono Mantan Preman yang kini Mendirikan Panti Asuhan di Ngemplak Sleman
Usaha itu ditinggalkan setelah dirinya pulang kampung dan terpilih menjadi Dukuh Plembon di tahun 2008.
Di tahun itu, mendong menjadi penghasilan bagi petani setempat.
Namun sayangnya, petani asal Minggir ini hanya menjual mendong sebagai bahan baku kerajinan ke wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sebagai Dukuh, Dwiyanto memutar otak bagaimana caranya mencari penghasilan tambahan, sekaligus memberdayakan masyarakat dan mempertahankan potensi kerajinan lokal.
| Dinkop UKM DIY Ajak UMKM Kenalkan Kuliner Lokal dalam ASEAN Sports Day 2024 |
|
|---|
| Grebeg UMKM DIY 2024 Dukung Pengembangan UMKM DIY |
|
|---|
| Produk Handmade DIY jadi Daya Tarik Utama Ekspor |
|
|---|
| Tumbuhkan Produktivitas IKM Gunungkidul, Perajin Batik Diberi Bantuan Peralatan Membatik |
|
|---|
| Sejumlah Perajin di Gunungkidul dapat Bantuan Alat Produksi Kerajinan Mebel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kerajinan-berbahan-mendong-di-Minggir-Sleman.jpg)