Berita Klaten Hari Ini
BPBD Klaten Mulai Droping Air Bersih, Siapkan 500 Tangki untuk Antisipasi Dampak Musim Kemarau 2024
Pendistribusian atau droping air bersih itu mulai dilakukan pada Senin (10/6/2024) lalu ke tiga desa di wilayah lereng Merapi.
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Klaten mulai mendistribusikan air bersih ke sejumlah desa yang ketersediaan airnya mulai menipis.
Pendistribusian atau droping air bersih itu mulai dilakukan pada Senin (10/6/2024) lalu ke tiga desa di wilayah lereng Merapi.
Kepala BPBD Kabupaten Klaten , Syahruna, mengatakan tiga desa yang mendapatkan pengiriman air bersih pertama kali pada tahun ini (2024) antara lain Desa Tlogowatu, Desa Kendalsari, dan Desa Sidorejo di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten , Jawa Tengah.
"Kami melakukan droping air ke tiga desa itu atas permintaan dari pemerintah desa masing-masing. Ada sebanyak 8 tangki air bersih yang kami distribusikan ke tiga desa itu, masing-masing tangki berisi 5.000 liter air bersih," ucap Syahruna, Selasa (11/6/2024).
Dia melanjutkan, sementara ini untuk pengiriman suplai air bersih masih menyasar tempat-tempat ibadah, semisal masjid untuk keperluan ibadah.
Setelah itu, pihaknya akan mulai mendistribusikan air ke tempat penampungan air umum agat bisa dimanfaatkan oleh warga desa setempat.
Baca juga: Angka DBD di Klaten Capai 713 Kasus, Dinkes Minta Bersihkan Bak Penampungan Air 2 Kali Seminggu
"Itu permintaan dari desa untuk mengutamakan droping air ke tempat ibadah dulu. Habis itu nanti mulai mengirim ke tempat penampungan umum seperti biasanya," kata dia.
Lebih lanjut, Syahruna menyebut sampai saat ini sudah ada empat surat permohonan droping air bersih yang masuk ke BPBD Klaten .
Selain tiga desa di Kecamatan Kemalang, juga ada surat permintaan droping air bersih dari Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten , Jawa Tengah.
"Desa Bandungan minta droping air sebanyak 20 tangki. Mereka minta, kalau bisa dikirim sebelum Iduladha 2024," ujarnya.
Adapun untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau di Bumi Bersinar, Pemkab Klaten melalui BPBD Klaten telah menyiapkan anggaran pelaksanaan droping air bersih.
Syahruna menuturkan pada tahun ini telah disediakan sebanyak 500 tangki atau 2,5 juta liter air bersih untuk menangani daerah terdampak kekeringan.
Anggaran kegiatan tersebut mencapai Rp250 jutaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Klaten .
"Kalau masih kurang mencukupi, mungkin nanti di APBD Perubahan, anggaran kami alihkan ke kegiatan droping air. Biasanya kalau sudah menipis, kami juga mengandeng CSR (corporate social resposibility)," jelasnya.
Bupati Klaten Belum Terima Laporan Kasus Beras Oplosan di Wilayahnya |
![]() |
---|
Pamitan ke Dapil 1, Bupati Klaten Penuhi Janji Beri Bantuan Turunkan Angka Stunting |
![]() |
---|
Lagi, Bocah Berusia 11 Tahun di Klaten Tewas Tersetrum Listrik saat Hujan-hujanan |
![]() |
---|
Bupati Klaten Resmikan Palang Pintu Perlintasan Sebidang Kereta Api di Desa Boto |
![]() |
---|
Amankan 1.500 Miras pada Januari-November 2024, Polres Klaten Sidangkan 34 Kasus Tipiring Miras |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.