Berita Jogja Hari Ini

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Dirikan Pos Pantau Ternak di 8 Titik Jelang Idul Adha 2024

Menjelang Idul Adha 1445 Hijriah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY memastikan akan memperketat pengawasan dan pemeriksaan hewan ternak.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Hanif Suryo
Kepala DPKP DIY Hery Sulistio. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang Idul Adha 1445 Hijriah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY memastikan akan memperketat pengawasan dan pemeriksaan hewan ternak.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular, seperti antraks, yang dapat membahayakan manusia dan hewan.

Salah satu langkah antisipasinya adalah dengan mendirikan pos pantau ternak di 8 titik, yaitu di Kulon Progo, Gunungkidul, dan Sleman.

Petugas di pos-pos pantau ini akan bertugas mengawasi ternak yang melintas untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit antraks.

Baca juga: Sebanyak 20 Saksi Diperiksa Penyidik Kejati DIY Atas Dugaan Korupsi di PT TM

"Kami reguler setiap saat memang ada petugas khusus, artinya itu untuk mengawal agar ternak yang masuk terpantau," kata Kepala DPKP DIY, Hery Sulistio Hermawan, Rabu (15/5/2024).

DPKP DIY juga akan menyiagakan petugas di pasar-pasar hewan untuk mendata dan memantau kesehatan hewan yang dijual. Hewan yang terindikasi sakit tidak akan diizinkan untuk dijual.

"Itu akan kami pantau dan amati kemudian kalau ada resiko kami kembalikan agar tidak dijual ke masyarakat atau di karantina," ujarnya.

Lebih lanjut Hery mengatakan, DPKP DIY juga akan melakukan intervensi ketika ternak didistribusikan ke daerah lain akan dicek kondisi kesehatannya dengan melihat surat keterangan sehat ternak tersebut. Surat keterangan sehat bakal dilakukan pengecekan melalui pos pantau atau pasar-pasar hewan di DIY.

"Ini bisa kita lihat ketika di pos dan pasar pasti ada (surat keterangan sehat)," jelasnya.

Di samping itu, pihaknya juga akan mengecek dan menginventarisasi kondisi hewan-hewan di kalangan peternak. Ini salah satu upaya menjaga agar hewan-hewan untuk kebutuhan Idul Adha mendatang dalam kondisi fit dan sehat mendekati hari H Idul Adha.

Terkait ketersediaan hewan kurban di DIY, DPKP DIY mengklaim sejauh ini masih dalam jumlah yang aman, sementara untuk harga sapi, kambing dan domba masih normal serta belum menunjukkan adanya kenaikan.

"Nanti untuk melihat stok biasanya ketika nanti H-7, sekarang masyarakat baru menanyakan dan peternak yang mereka punya hewan mulai menyiapkan," tambahnya.

Masyarakat dihimbau untuk tidak panik harus membeli hewan ternak untuk kurban jauh-jauh hari. Berdasarkan pengalaman sebelumnya kebutuhan hewan kurban di DIY tersedia.

"Biasa pasokannya (ternak dari luar daerah) lentur, pasar itu akan menginfokan sendiri misalnya kalau habis owh di sini kurang dan pedagang akan otomatis ambil suplai dari tempat lain, itu sudah stabil jaringannya," pungkasnya. (HAN)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved