Berita Purworejo

Polisi Sita 10 Botol Miras dari Sebuah Toko di Kecamatan Kutoarjo Purworejo

Penyitaan sepuluh botol miras dilakukan berdasarkan adanya informasi dari masyarakat. 

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Humas Polres Purworejo
Kapolsek Kutoarjo, AKP Ida Wida Astuti, dan jajarannya saat mengrebek dan menyita 10 botol miras dari sebuah toko milik AA (26) di Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (29/3/2024) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Petugas kepolisian Polsek Kutoarjo menyita sebanyak 10 botol minuman keras (miras) berbagai merek dari sebuah toko di wilayah Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah.

Kegiatan penyitaan minuman haram saat bulan ramadan itu dilakukan pada Jumat (29/3/2024) malam.

 Kapolres Purworejo , AKBP Eko Sunaryo, melalui Kapolsek Kutoarjo, AKP Ida Wida Astuti, mengatakan, penyitaan sepuluh botol miras dilakukan berdasarkan adanya informasi dari masyarakat. 

Selain itu, informasi tersebut juga sempat beredar di media sosial yang menyatakan bahwa pemilik toko di wilayah Kecamatan Kutoarjo tengah menyimpan serta menjual minuman keras.

Pemilik toko itu berinisial AA (26), warga Kelurahan Kutoarjo, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. 

Baca juga: Cara Polisi Musnahkan 18,5 Kg Obat Mercon di Pantai Ketawang Indah Purworejo

"Setelah mendapatkan informasi itu, kemudian kami melakukan pendalaman dan penyelidikan ke lokasi. Ternyata laporan dan berita yang beredar benar adanya. Sehingga kami menyita 10 botol miras dan pemilik toko juga diperiksa, barangkali ada penyimpanan di tempat lain," papar Ida.

Lebih lanjut, Ida menjelaakan bahwa miras menjadi salah satu penyebab tindakan kriminalitas.

Sebab, ketika orang meminum dan berada di bawah pengaruh minuman keras maka secara otomatis akan terganggu kesadaran berpikirnya. Hal itu dinilai bisa menjerumuskan kepada tindakan-tindakan kriminal. 

"Terlebih saat bulan ramadan ini, kami meningkatkan patroli agar umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa bisa merasa aman dan nyaman, tanpa gangguan kamtibmas. Terutama yang disebabkan faktor mabuk minuman keras," katanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved