Seperti Inikah Pesta Demokrasi?
Sepertinya istilah pesta demokrasi jangan lagi dipakai, kecuali rakyat benar-benar terbebas dari kecurangan dan praktik korupsi.
Penulis: Sigit Widya | Editor: Sigit Widya
Oleh Sigit Widya
Jurnalis Tribun Jogja
USAI sudah hajat akbar demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 meski proses penghitungan suara masih berlangsung.
Penetapan hasil pemungutan suara akan dilakukan 35 hari setelah coblosan.
Di situs Info Publik Pemilu 2024 milik Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagian suara sah milik pasangan calon presiden dan wakil presiden (wapres), calon legislatif, calon anggota DPD RI, maupun partai politik sudah tersaji.
Khusus Pilpres 2024, pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka malah telah melakukan deklarasi kemenangan pada Rabu (14/2) malam.
Mereka mengklaim raihan 50 persen lebih suara, mengalahkan pasangan lain.
Berbeda dengan Prabowo-Gibran, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md memilih untuk menunggu seluruh proses penghitungan suara rampung.
Apapun hasil resmi KPU, mereka akan menghormati.
Kendati begitu, pasangan Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud kini tengah menyoroti dugaan penyimpangan penghitungan suara.
Mereka tak mau hanya berpatokan kepada hasil penghitungan cepat situs KPU dan lembaga survei.
Bahkan, tim pemenangan Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud sama-sama sedang melakukan cek ricek perolehan suara berdasarkan rekapitulasi C1.
Mereka menduga ada penggelembungan suara dalam sistem penghitungan Sirekap.
Lembaga pemantau pemilu Democracy and Electoral Empowerment Partnership atau DEEP pun menyebut ada dugaan kecurangan dan pelanggaran di Pemilu dan Pilpres 2024.
Kadarnya “lebih parah” ketimbang pemilu sebelumnya.
pesta demokrasi
Pemilu
Pilpres
Prabowo Subianto
Gibran Rakabuming Raka
Anies Baswedan
Muhaimin Iskandar
Ganjar Pranowo
Mahfud MD
KPU
Bawaslu
| Daftar Enam Pejabat Baru yang Dilantik Presiden Prabowo Subianto Sore Ini |
|
|---|
| Benarkah Presiden Prabowo Bakal Melakukan Reshuffle Kebinet Siang Ini? |
|
|---|
| Gandeng Sekda hingga Kesbangpol, Bawaslu Bantul Dorong Pendidikan Politik yang Solid |
|
|---|
| Kritik Dibalas Laporan: Fenomena 'Legalisme Otokratik' di Era Rezim Baru |
|
|---|
| Siang Ini Presiden Prabowo Sambangi Akmil, Beri Pengarahan Kepada Peserta Retret Ketua DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kalimat-Bijak-Tenangkan-Hati-Para-Pemilih-Capres-yang-Gelisah-Hadapi-Lauatan-Keresahan-Politik.jpg)