Pemilu 2024

Bawaslu Gunungkidul Sebut PTPS Siap Awasi Pemilu 2024

Sebanyak 2.709 PTPS siap awasi jalannya Pemilu di Kabupaten Gunungkidul.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pemilu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ketua Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Gunungkidul , Andang Nugroho pastikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara ( PTPS ) sebanyak 2709 orang, siap menghadapi momentum krusial dalam proses demokrasi yakni tahapan pemungutan dan perhitungan suara.

"Salah satu kerja PTPS adalah pengawasan dalam pemungutan dan perhitungan suara, agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan," katanya, Minggu (11/2/2024).

Dia juga menegaskan petugas pengawas TPS wajib menjaga kemurnian surat suara.

Sebab, kejahatan tertinggi dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara adalah pencurian suara. 

"Untuk itu, kami mengingatkan, seluruh jajaran pengawas pemilu mempersiapkan data-data hasil pemungutan suara dari tiap TPS dengan matang. Kita menjaga jangan sampai ada pencurian suara. Jangan pernah ikut kompromi, karena harga diri kita dipertaruhkan. kami ingatkan PTPS sebagai penjaga gerbang utama untuk ikut serta menjaga republik," paparnya.

Dia menambahkan, PTPS juga perlu mempersiapkan dalam memfoto C-hasil di TPS untuk dimasukkan dalam Siswaslu.

Baca juga: JCW Ingatkan Bawaslu untuk Awasi Potensi Politik Uang pada Masa Tenang Kampanye Pemilu 2024

Diketahui, aplikasi Siswaslu adalah sistem bersama yang dipakai oleh pengawas mulai dari tingkat TPS, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi guna mengumpulkan hasil pemungutan, penghitungan, dan proses tahapan sejak masa tenang hingga rekapitulasi suara tingkat nasional. 

"Kerja PTPS yang hanya 30 hari mari kita jadikan sebagai pengabdian kita dalam menjaga republik dalam memilih negarawan-negarawan terbaik. Siapkan data yang lengkap , akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, catat semua kejadian khusus yang ada di TPS , siapkan laporan hasil pengawasan aktual dan sesuai dengan kejadian yang ada di TPS," ujarnya.

Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib menegaskan, PTPS diharapkan terjun mengawasi tahapan Pemungutan dan penghitungan suara sesuai dengan peraturan dan menjaga netralitas juga integritas dalam mengawasi.

Tahapan tersebut dinilai sebagai jantung pemilihan umum.

"Mari bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi kita. Saya yakin, dengan semangat integritas dan profesionalisme, kita akan melaksanakan tugas ini dengan baik," tegasnya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan PTPS mampu menjaga kepercayaan masyarakat.

Menjaga kehormatan agar pemilihan umum berjalan dengan baik, jujur dan adil.

Orang nomor satu di Gunungkidul ini berharap para petugas menjaga kesehatan selama bekerja.

"Ada tiga hal integritas yang dinilai dalam pemilu yaitu integritas penyelenggara pemilu, integritas proses pemilu, dan integritas hasil pemilu," paparnya ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved