Pemilu 2024

KPU RI Turut Dalami Polemik Uang Transport Pelantikan KPPS di DIY

Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, mengatakan pihaknya sudah mengetahui adanya polemik tersebut.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, ditemui saat melakukan peninjauan ke gudang logistik Pemilu 2024 KPU Kulon Progo, Jumat (26/01/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Polemik nihilnya uang transportasi bagi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di sejumlah kabupaten/kota di DIY mendapat perhatian dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Apalagi ada perbedaan dalam kebijakan tersebut.

Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, mengatakan pihaknya sudah mengetahui adanya polemik tersebut.

"Sudah dibicarakan dalam rapat bersama KPU RI," ungkap Betty ditemui di Eks Gedung Kesenian Kulon Progo, Jumat (26/01/2024).

Menurutnya, Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari juga sudah berkomunikasi dengan Ketua KPU DIY Ahmad Shidqi.

Kajian terhadap masalah ini pun tengah didalami.

Betty mengatakan pihaknya mengetahui masalah tersebut hanya terjadi di KPU Sleman.

Ketua KPU DIY pun diminta berkomunikasi dengan Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi untuk menangani masalah ini.

"Sejauh ini kami tahunya masalah ini terjadi di Sleman," ujarnya.

Betty juga belum bisa menjelaskan lebih jauh terkait adanya perbedaan kebijakan antar daerah terkait pemberian uang transportasi KPPS saat pelantikan. Hal tersebut juga tengah menjadi pembahasan KPU RI.

Sekretaris KPU Kulon Progo, Widi Purnama menjelaskan pihaknya memang tidak menyediakan uang transportasi bagi KPPS saat pelantikan.

Kegiatannya berlangsung pada Kamis (26/01/2024) kemarin.

"Kami hanya menyiapkan anggaran untuk makanan ringan, sekitar Rp15 ribu per orang," jelas Widi ditemui wartawan hari ini.

Pihaknya beralasan acara pelantikan tidak berlangsung sampai siang hari.

Itu sebabnya panitia hanya menyiapkan anggaran untuk pengadaan makanan ringan, tanpa makan siang dan uang pengganti transportasi.

Widi tak menampik ada perbedaan kebijakan antar KPU kabupaten/kota lainnya di DIY.

Seingatnya, ada 3 KPU kabupaten/kota yang tidak menyediakan uang transportasi, termasuk Kulon Progo.

"Tapi mulai hari ini kebijakannya disamakan untuk seluruh KPU kabupaten/kota se-DIY, di mana uang transport disediakan bagi KPPS saat menjalani Bimbingan Teknis (Bimtek)," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved