Pemilu 2024

Bawaslu Kulon Progo Lantik 1.302 PTPS Pemilu 2024, Serentak di 12 Kapanewon

Menurut Marwanto, para PTPS akan mendapat pembekalan soal ketugasan mereka lewat Bimtek ini.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Ketua Bawaslu Kulon Progo, Marwanto (berdiri di podium, kiri) memimpin pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Pendopo Dharmais, Kapanewon Pengasih, Senin (22/01/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulon Progo resmi melantik 1.302 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Senin (22/01/2024) ini.

Ketua Bawaslu Kulon Progo, Marwanto, turut memimpin pelantikan tersebut.

Adapun ia memimpin pelantikan untuk para PTPS Kapanewon Pengasih. Menurutnya, pelantikan dilakukan serentak di 12 kapanewon.

"Ada sekitar 7 PTPS yang berhalangan hadir dalam pelantikan hari ini," ungkap Marwanto usai pelantikan di Pendopo Dharmais, Pengasih.

7 PTPS yang berhalangan hadir ini berasal dari Sentolo dan Nanggulan masing-masing 3 orang dan 1 orang dari Wates.

Rencananya, pelantikan mereka akan disusulkan saat tahap Bimbingan Teknis (Bimtek) 2 PTPS.

Usai pelantikan, seluruh PTPS akan menjalani Bimtek yang dilakukan dalam 3 tahap.

Menurut Marwanto, para PTPS akan mendapat pembekalan soal ketugasan mereka lewat Bimtek ini.

"Nanti para PTPS juga akan dibekali soal cara pengisian Form A Pengawasan hingga pemakaian aplikasi Siwaslu (Sistem Pengawasan Pemilu)," jelasnya.

Marwanto pun menyampaikan sejumlah pesan bagi para PTPS terlantik ini.

Seperti meminta mereka untuk menjaga dan memegang teguh netralitas selama bertugas.

Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menguasai dan memahami regulasi Pemilu 2024.

Termasuk menjalin komunikasi baik dengan para petugas lainnya di TPS agar pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar.

"PTPS juga diharapkan untuk memiliki sikap disiplin, teliti, tegas, totalitas, serta tuntas," kata Marwanto.

Salah satu PTPS yang dilantik hari ini adalah Tri Sova Anggraini. Ia akan ditugaskan di TPS 16, yang berada di Kalurahan Sidomulyo, Pengasih.

Ia mengaku baru pertama kali menjadi PTPS. Ketertarikannya menjadi PTPS berawal dari keinginan untuk bisa terlibat langsung dalam mengawasi pelaksanaan pemilu.

"Saya juga sudah mencari tahu bagaimana cara kerja PTPS berdasarkan pengalaman dari petugas yang berpengalaman di Pemilu 2019," ujar Tri.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved