Jelang Idul Adha, Transaksi Hewan Ternak di Gunungkidul Naik Hingga 50 Persen
Pengelola Pasar Hewan Siyono Harjo, Playen, Isnaning Suindarti mengatakan peningkatan transaksi hewan ternak bisa mencapai 50 persen.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Transaksi jual-beli hewan ternak di Gunungkidul meningkat signifikan menjelang Idul Adha.
Peningkatan ini terutama dirasakan di pasar-pasar hewan, seperti di Kapanewon Playen.
Pengelola Pasar Hewan Siyono Harjo, Playen, Isnaning Suindarti mengatakan peningkatannya bisa mencapai 50 persen.
"Terutama jika dibandingkan hari-hari biasanya pasar beroperasi," jelas Isnaning, Minggu (18/06/2023).
Aktivitas Pasar Hewan Siyono Harjo berlangsung pada Wage menurut hari pasaran kalender Jawa. Salah satunya pada Sabtu (17/06/2023) kemarin.
Menurut Isnaning, pada hari pasaran biasa hewan ternak yang masuk ke pasar sekitar 200 sampai 300 ekor.
Namun menjelang Idul Adha, hewan yang masuk bisa mencapai 700 ekor.
"Harganya juga ikut meningkat karena sudah mendekati pelaksanaan kurban," ungkapnya.
Isnaning mencontohkan harga sapi jantan yang kini dihargai antara Rp21 juta sampai Rp22 juta per ekor.
Sebelumnya, harga sapi jantan berada di kisaran Rp18 juta per ekor.
Lonjakan jumlah ternak dan harga ini juga diikuti dengan kenaikan jumlah pengunjung pasar.
Menurutnya, kondisi saat ini jauh lebih ramai dibandingkan Iduladha tahun lalu.
"Tahun lalu kan karena ada PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), jadi jauh kondisinya dibandingkan sekarang," kata Isnaning.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul, Retno Widyastuti, mengatakan pengiriman ternak ke luar daerah ikut meningkat.
Pihaknya kini sedang menyiapkan pedoman penanganan kurban yang akan diedarkan ke masyarakat. Pemantauan kondisi ternak pun diintensifkan.
"Stok hewan kurban tahun ini dipastikan sangat mencukupi," kata Retno belum lama ini.(*)
Sri Sultan HB X Harap PORDA DIY 2025 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Berkelanjutan |
![]() |
---|
Gunungkidul Butuh Investor untuk Pembangunan SPBN di Pantai Sadeng |
![]() |
---|
Marak Keracunan MBG, Dinkes Gunungkidul Bereaksi, Orang Tua Khawatir: Anak Kami Jadi Taruhannya |
![]() |
---|
Atasi Masalah Narkoba, Ini Langkah Pemkab Gunungkidul dan BNNP DIY |
![]() |
---|
Mendekati Puncak Kemarau, BPBD Gunungkidul Sebut Belum Ada Permintaan Droping Air |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.