Berita Klaten Hari Ini
Warga Terdampak Tol Jogja-Solo di Joton Klaten Bikin Dua Blok Perumahan Baru
Puluhan kepala keluarga (KK) di Desa Joton, Kecamatan Jogonalan yang rumahnya kena gilas pembangunan proyek Jalan Tol Jogja-Solo di Kabupaten
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Puluhan kepala keluarga (KK) di Desa Joton, Kecamatan Jogonalan yang rumahnya kena gilas pembangunan proyek Jalan Tol Jogja-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ramai-ramai membuat dua blok perumahan baru.
Rumah warga gusuran proyek tol itu dibuat saling berdekatan di atas tanah sawah yang dibeli. Lokasinya masih berada di desa tersebut.
Kepala Desa Joton, Aris Gunawan, mengatakan, di desanya terdapat dua RT yang kena terjang tol. Dua RT itu, yakni RT 05 Dukuh Desan Wetan dan RT 04 Dukuh Bladu.
Baca juga: Restrukturisasi Kredit BPD DIY Capai Rp1,4 Triliun, 80 Persen Berjalan Sukses
"Dua RT ini sekitar 80 persen warganya harus direlokasi, sebagiannya ada yang bikin satu blok perumahan di timur Dukuh Mampiran sebanyak sekitar 35 KK," jelasnya.
Kemudian, 26 KK membuat satu blok perumah di barat Dukuh Mampiran. Sementara 2 KK bikin rumah baru di luar Joton atau pindah desa.
Warga yang keluar desa tersebut, kata dia, rata-rata membangun rumah baru di atas tanah warisan keluarga, sehingga tak perlu membeli tanah baru.
Puluhan warga yang telah pindah dan menghuni di rumah baru tersebut, kata Aris, masih memakai data kependudukan lama, sebab lokasi pindah dari rumah lama ke rumah baru masih berdekatan atau masih satu desa.
Aris menjelaskan, belum semua warga yang membuat rumah baru menempati rumahnya.
Sebab, beberapa rumah masih dalam tahap pembangunan, karena baru menerima UGR tol.
Sementara itu, seorang warga penerima UGR Tol Jogja-Solo, Sarjono mengaku membuat rumah baru di desa tersebut karena sudah cocok dengan lingkungan sosial di desa itu.
Sehingga memilih untuk tetap tinggal di desa tersebut meski memiliki uang untung pindah dari desa tersebut.
"Sudah nyaman disini. Ini satu blok ada enam rumah. Semuanya masih saudara karena sawah yang kena tol, warisan. Saya dapat UGR Rp 900 juta, itu dibagi sama saudara," ucapnya. (Mur)
Bupati Klaten Belum Terima Laporan Kasus Beras Oplosan di Wilayahnya |
![]() |
---|
Pamitan ke Dapil 1, Bupati Klaten Penuhi Janji Beri Bantuan Turunkan Angka Stunting |
![]() |
---|
Lagi, Bocah Berusia 11 Tahun di Klaten Tewas Tersetrum Listrik saat Hujan-hujanan |
![]() |
---|
Bupati Klaten Resmikan Palang Pintu Perlintasan Sebidang Kereta Api di Desa Boto |
![]() |
---|
Amankan 1.500 Miras pada Januari-November 2024, Polres Klaten Sidangkan 34 Kasus Tipiring Miras |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.