Restrukturisasi Kredit BPD DIY Capai Rp1,4 Triliun, 80 Persen Berjalan Sukses
Progam restrukturisasi kredit untuk sektor umum selesai pada Maret 2023 lalu. Untuk itu, Bank BPD DIY terus mendampingi pelaku UMKM
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Progam restrukturisasi kredit untuk sektor umum selesai pada Maret 2023 lalu.
Untuk itu,
Bank BPD DIY terus mendampingi pelaku UMKM pada masa transisi restrukturisasi ini.
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan dari 80 persen dari nilai restrukturisasi sebesar Rp1,4 triliun berjalan sukses.
Baca juga: Tiga Jabatan Kepala Dinas Kosong Diisi Plt dan Plh, BKD DIY Belum Buka Lelang Jabatan
Sementara sisanya masih dalam proses.
"Mudah-mudahan sembuh. Nasabah kami dampingi terus. Karena masa transisi restrukturisasi ini memang perlu diwaspadai. Jangan sampai restrukturisasi ini gagal," katanya, Senin (29/05/2023).
Menurut dia, dampak pandemi COVID-19 masih dirasakan oleh pelaku UMKM.
Hal itu karena masih ada pelaku UMKM yang berproses menyelesaikan restrukturisasi kredit.
"Dampak COVID-19 masih dirasakan. Kebanyakan yang mengajukan restrukturisasi adalah perdagangan, penyediaan makan minum, akomodasi," lanjutnya.
Meski dalam proses transisi restrukturisasi, ia menyebut pertumbuhan kredit dan pembiayaan BPD DIY tumbuh baik.
Pada triwulan I 2023, penyaluran kredit dan pembiayaan BPD DIY mencapai Rp 9,653 miliar, dan laba tembus Rp 91,58 miiar.
"Aset BPD DIY Triwulan I 2023 mencapai Rp16,743 miliar, DPK (dana pihak ketiga) Rp 12,409 miliar. NPL (Non Performing Loan) 3,19 persen. Ini didukung oleh 167 jaringan kantor layanan, 189 terminal ATM dan 707 Agen. Kami sangat siap melayani dan mendukung pembangunan ekonomi di 438 desa di seluruh wilayah DIY," imbuhnya. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tingkatkan-daya-saing-perbankan-syariah-wajib-adaptasi-teknologi-digital.jpg)