Perang Rusia Vs Ukraina
Amerika Akan Bantu Ukraina Gempur Semenanjung Krimea
Pemerintahan Presiden AS Joe Biden mempertimbangkan membantu Ukraina jika akan menyerang sasaran di Semenanjung Krimea.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON – Pemerintah AS dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memberi Ukraina senjata yang diperlukan untuk menargetkan sasaran di Semenanjung Krimea.
Wilayah ini telah terbukti berperan penting bagi operasi Rusia selama operasi militer khusus yang sedang berlangsung.
Pemerintah percaya posisi Kiev dalam negosiasi di masa depan akan diperbaiki jika militer Ukraina dapat mengancam kendali Rusia atas Krimea.
Meski demikian langkah tersebut dapat meningkatkan risiko eskalasi konflik, karena bisa memantik kemarahan Moskow dan menaikkan skala pertempuran.
Laporan ini dipublkasikan New York Times, Rabu (18/1/2023) waktu setempat, dan dilansir secara luas media Rusia, Kamis (19/1/2023).
Para pejabat pemerintahan Presiden Joe Biden dilaporkan berdiskusi dengan elite Ukraina tentang penggunaan senjata yang dipasok AS.
Termasuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) dan kendaraan tempur Bradley, untuk melindungi target seperti jembatan darat utama yang menghubungkan Krimea dengan Rusia.
Baca juga: Terkuak Intel Inggris Siapkan Plot Bom Jembatan Krimea di Tengah Perang Rusia Ukraina
Baca juga: Rusia Bombardir Ukraina dengan 83 Rudal, Putin Sebut Balasan Terhadap Peledakan Jembatan Krimea
Baca juga: Rusia Pindahkan Sistem Pertahanan Udara S-300 ke Krimea
Pemerintahan Biden sejauh ini enggan memberikan rudal jarak jauh kepada Ukraina yang dibutuhkan Kiev untuk menyerang Krimea.
Washington masih takut langkah seperti itu dapat memprovokasi Rusia dan memperluas konflik, menurut laporan NYT.
Laporan Times muncul di tengah perkembangan sebelumnya yang menunjukkan pemerintahan Biden akan mengumumkan paket bantuan militer pada Jumat mencakup kendaraan Stryker selain berbagai artileri dan amunisi.
Pengerahan Strykers akan menandai pertama kalinya Departemen Pertahanan AS menyediakan persenjataan bagi Ukraina.
Laporan sebelumnya menyatakan paket bantuan tidak akan mencakup tank tempur utama Abrams yang sangat diinginkan Ukraina.
Sebuah artikel terpisah oleh Washington Post merinci perkiraan bantuan $2,5 miliar akan mencakup beberapa kendaraan lapis baja Bradley.
Sebelumnya Rabu, Koordinator Dewan Keamanan Nasional AS untuk Komunikasi Strategis John Kirby menyampaikan AS akan mengumumkan gelombang lain bantuan Ukraina pada akhir minggu.
"Paket tambahan bantuan keamanan, senjata tambahan dan kemampuan untuk Ukraina - mungkin paling cepat akhir minggu ini," kata Kirby kepada media AS.
perang ukraina
Update perang Rusia - Ukraina
Jembatan Krimea
semanjung krimea
Krimea
Semenanjung Crimea
Presiden AS Joe Biden
Putin : Penyabot Ukraina Serang Warga Sipil di Bryanks Rusia |
![]() |
---|
Petempur PMC Wagner Kibarkan Bendera di Jantung Kota Bakhmut |
![]() |
---|
Serangan Massal Drone ke Krimea Gagal, 10 Drone Ukraina Ditembak Jatuh Rusia |
![]() |
---|
Pasukan Ukraina Bakal Segera Mundur dari Artemovsk/Bakhmut |
![]() |
---|
Rusia Tembak Jatuh Drone Ukraina yang Serang Krasnodar dan Adygea |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.