Berita Kesehatan

8 Gejala TBC pada Anak

TBC paling banyak menyerang paru-paru, namun tidak menutup kemungkinan kuman penyebab menyebar ke organ lain di seluruh tubuh.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
pixabay / Victoria Model
Ilustrasi anak sakit 

Pembengkakan kelenjar getah bening pada anak biasanya ditandai dengan adanya benjolan di sekitar leher atau bawah rahang anak.

8. Gangguan tumbuh kembang

TBC mengakibatkan si kecil tidak mengalami kenaikan berat dan tinggi badan dalam dua bulan beruntun.

Napsu makan menurun TBC pada anak juga sering ditandai dengan napsu makan menurun atau gerakan tutup mulut (GTM).

Segera bawa anak ke dokter jika Anda mengetahui si kecil merasakan atau mengeluhkan gejala TBC seperti yang disebutkan di atas.

Penyakit TBC yang dibiarkan akan membuat bakteri Mycobacterium tuberculosis menyebar melalui aliran darah.

Ketika itu terjadi, TBC akan memengaruhi seluruh organ di dalam tubuh.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Gulirkan Skrining TBC untuk Pedagang Pasar Tradisional

Diagnosa TBC Dilihat dari Umur Anak

Ada beberapa prosedur untuk mendiagnosis TBC pada anak tergantung pada usianya, yaitu:

- Anak di bawah 2 tahun : melakukan tes kulit tuberkulin.

- Anak di atas 2 tahun: melakukan tes darah TB atau disebut IGRA.

Orangtua perlu membawa anaknya ke dokter spesialis anak atau paru apabila mencurigai ciri-ciri TBC.

Dokter biasanya akan merekomendasikan prosedur paling tepat untuk diagnosis atau pemeriksaan TBC pada anak. (*/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "9 Ciri-ciri TBC pada Anak, Orangtua Perlu Tahu".

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved