Berita Sleman Hari Ini
Skuter Listrik di Kaliurang Sleman Diserbu Wisatawan Saat Nataru, Raup Omzet Rp 18 Juta per Minggu
Pandemi Covid-19 yang sudah hampir berlangsung selama dua tahun ini, berdampak signifikan pada beragam sektor Pariwisata.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pandemi Covid-19 yang sudah hampir berlangsung selama dua tahun ini, berdampak signifikan pada beragam sektor Pariwisata.
Tak terkecuali di Kaliurang, Kabupaten Sleman. Pelbagai upaya dilakukan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menambah pendapatan (income) warga.
Satu di antaranya, adalah menyediakan wahana baru, skuter listrik.
Terobosan ini ternyata cukup membuahkan hasil. Wisatawan yang datang ke Kaliurang dan tertarik mencoba wahana ini cukup banyak. Saat ini, skuter listrik terus dikembangkan.
Baca juga: Pemkab Bantul Targetkan PAD dari Sektor Pariwisata Capai Rp 32 Miliar di 2022
"Saat pandemi wisata kan lesu, sehingga dibuat terobosan, agar dapat menambah income warga. Awalnya coba-coba, tapi ternyata banyak peminatnya, akhirnya dikembangkan," kata Ketua Pengelola Skuter 007, Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Eko Krismayanto, Rabu (5/1/2022).
Skuter listrik di Kaliurang ini mulai ujicoba sejak dua bulan silam.
Sampai saat ini, sudah ada 350 skuter yang tersebar di 20 basecamp.
Eko sendiri mengelola 36 skuter. Unit sebanyak itu merupakan usaha kelompok dari warga RT 07, RW 19 Kaliurang Barat. Satu Kepala Keluarga (KK), menitipkan satu unit skuter.
Penghasilan dari sewa skuter ini tiap minggunya akan dibagi kepada warga setelah dipotong biaya operasional. Untuk harga sewa skuter ini disesuaikan dengan durasi penggunaan.
Sewa 15 menit seharga Rp 10 ribu, 30 menit Rp 20 ribu dan satu jam Rp 35 ribu.
Harga tersebut, menurutnya sudah cukup murah dan bisa dijangkau oleh wisatawan. Terbukti, penyewaan skuter saat libur Natal dan Tahun Baru 2022 cukup menggembirakan.
"Momen libur Nataru kemarin, dari 36 unit, kami mendapatkan Rp 18 Juta perminggu," tutur Eko, yang memiliki basecamp di sebelah TK Kaliurang.
Skuter listrik bisa digunakan bebas ke sejumlah destinasi wisata di Kaliurang. Saat menyewa, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi wisatawan.
Di antaranya, wajib meninggalkan kartu identitas, bisa berupa KTP, SIM ataupun Kartu Mahasiswa. Persyaratan lain, satu skuter hanya boleh untuk satu orang. Tidak bisa digunakan berboncengan.
Baca juga: Rencana Mulai Semester Depan, Perguruan Tinggi di DI Yogyakarta Siap Gelar PTM 100 Persen
Kemudian, wisatawan yang diperbolehkan menggunakan skuter adalah orang dewasa. Minimal usia 17 tahun, dan sudah bisa mengendarai sepeda motor.