Berita Gunungkidul Hari Ini

Fenomena Kekerasan di Lingkungan Ponpes, Kemenag Gunungkidul: Tidak Bisa Digeneralisir

Fenomena kekerasan yang dialami para santri di lingkungan Pondok Pesantren ( Ponpes ) kini tengah jadi sorotan. Terbaru, dugaan kasus pelecehan seks

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Alexander Ermando
Kepala Kanwil Kemenag Gunungkidul Sa'ban Nuroni 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Fenomena kekerasan yang dialami para santri di lingkungan Pondok Pesantren ( Ponpes ) kini tengah jadi sorotan.

Terbaru, dugaan kasus pelecehan seksual santri dilaporkan di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Sementara di Gunungkidul , kasus serupa diklaim belum dilaporkan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama atau Kakanwil Kemenag Gunungkidul , Sa'ban Nuroni.

Baca juga: Bupati Klaten Sri Mulyani: Timnas Indonesia Menang Lawan Timnas Thailand di Final Piala AFF 2020

"Sejauh ini belum ada laporan, dan kami harap tidak ada (kasus)," kata Sa'ban, Rabu (29/12/2021).

Ia tak memungkiri jika kasus kekerasan dilaporkan terjadi di sejumlah Ponpes .

Namun ia tetap yakin bahwa sebagian besar Ponpes menjalankan aktivitas pendidikannya sesuai prosedur.

Terlepas dari sorotan saat ini, Sa'ban tetap meyakini Ponpes merupakan lembaga pendidikan berbasis agama yang aman.

Kalaupun ada kejadian yang kurang layak, ia menilai hal itu sebagai kekhilafan.

"Jadi tidak bisa digeneralisir kalau semua Ponpes seperti itu (ada tindak kekerasan)," ujarnya.

Sa'ban mengakui pihaknya juga tidak bisa mengintervensi langsung aktivitas di Ponpes .

Pasalnya, lembaga pendidikan agama ini bersifat mandiri.

Meski demikian, ia tetap berharap seluruh pengurus Ponpes di Gunungkidul menjalankan aktivitasnya sesuai prosedur.

Termasuk meminta masyarakat aktif memantau serta melapor jika memang ditemukan indikasi pelanggaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved