Jelang Nataru, Disperindag Sleman Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
Ketersediaan bahan pokok (bapok) di Bumi Sembada menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) 2022 dipastikan aman. Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Terutama minyak goreng kemasan. Harganya kini menyentuh Rp 19.000/liter.
Nia menduga kenaikan harga minyak goreng ini dipicu oleh kenaikan crude palm oil (CPO).
Kemudian, banyak produk sawit yang saat ini dialihkan untuk Biodesel sehingga ketersediaan minyak goreng di pasaran berkurang.
Baca juga: Dirut PT PSS Beberkan Alasan Dejan Antonic Masih Dipertahankan di PSS Sleman
Harga saat ini cukup memberatkan masyarakat. Sebab, harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng sebenarnya berada di angka Rp 13.000 per liter.
Pihaknya mengaku cukup khawatir dengan kenaikan ini.
"Tapi bagaimana pun, ini tidak bisa dikendalikan oleh level daerah. Semua daerah mengalami," kata dia.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berpesan dengan adanya kenaikan di sejumlah komoditas ini, agar masyarakat tidak panic buying.
Di samping itu, Ia meminta masyarakat tidak memiliki niatan menimbun.
"Masyarakat belanja yang bijak. Jangan ada panic buying apalagi sampai ada aksi penimbunan," kata Kustini.
Pihaknya memastikan stok kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Sleman aman, menjelang Natal dan tahun baru.(rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)