Berita DI Yogyakarta

Manusia Silver dan Anak Jalanan Terus Bermunculan di Yogya, DPRD DIY Minta Penanganan Serius

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menyoroti fenomena maraknya manusia silver dan anak jalanan yang ditemui di berbagai lokasi di DIY.

Tayang:
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana 

"Fokus saja pada koordinasi dan langkah nyata mengatasi masalah ini," bebernya. 

Sementara itu, Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad mengakui adanya peningkatan PMKS sejak pandemi Covid-19 melanda. 

Pihaknya pun telah rutin melakukan penjangkauan untuk menjaring PMKS.

Noviar menjelaskan, tiap PMKS yang terjaring akan dilimpahkan ke Dinsos untuk penanganan lebih lanjut.

PMKS akan dikirim ke Camp Assesment untuk dilakukan pendataan.

Baca juga: Pemda DIY Minta Libur Panjang Akhir Tahun Dipangkas, Wakil Ketua DPRD DIY: Belajar dari Pengalaman

"Kalau misalnya dari luar DIY akan dihantarkan Dinsos ke kampung halamannya. Kalau di Yogya dimasukkan ke panti," bebernya.
  
Di tengah pandemi ini, pihaknya menemui fenomena baru berupa kemunculan manusia silver.

Menurutnya, penjangkauan terhadap manusia silver lebih sulit dilakukan sebab jaringan manusia silver diduga terorganisir. 

"Karena selalu hilang kalau razia. Disinyalir mereka itu terorganisir," paparnya.

Dasar hukum Satpol PP untuk melakukan razia juga termuat dalam Perda Nomor 1 tahun 2014.

Dalam Perda itu juga diatur bahwa setiap orang maupun lembaga dilarang memberi uang atau barang dalam bentuk apapun kepada gelandangan dan pengemis di tempat umum.

"Masyarakat untuk tidak memberi uang di perda kalau kedapatan ada denda Rp 1 juta," bebernya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved