Breaking News:

Kabupaten Bantul

ASN di DPRD Bantul Positif, Seluruh Anggota Dewan Jalani Rapid Test

Kegiatan wakil rakyat dihentikan sementara selama 2 hari dan seluruh ASN yang kontak erat hingga seluruh anggota DPRD Bantul menjalani rapid tes.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Shutterstock
Ilustrasi alat tes Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang ASN yang bekerja sebagai notulis Komisi B DPRD Bantul dinyatakan positif Covid-19.

Agar virus tersebut tidak menyebar,  kegiatan wakil rakyat dihentikan sementara selama dua hari dan seluruh ASN yang kontak erat hingga seluruh anggota DPRD Bantul menjalani rapid tes antigen.

Sebelumnya, para Rabu (6/10/2021) malam, Sekretaris DPRD (Setwan) Bantul, Prapto Nugraha memberitahu bahwa notulis Komisi B DPRD Bantul dinyatakan positif Covid-19.  

Terkait hal tersebut, Anggota Komisi B, DPRD Bantul, Heru Sudibyo menjelaskan bahwa seluruh kegiatan DPRD Bantul terpaksa dihentikan, termasuk ASN yang kontak erat dengan yang bersangkutan harus menjalani rapid tes antigen.

Baca juga: Update Covid-19 di DI Yogyakarta 7 Oktober 2021, Tambah 33 Kasus, 1 Pasien Meninggal

"Jadi di Bagian Persidangan tempat kerja ASN tersebut juga harus menjalani swab termasuk anggota Komisi B DPRD Bantul seluruhnya menjalani rapid tes antigen," ujarnya, Kamis (7/10/2021).

Heru menjelaskan, ASN yang merupakan notulis Komisi B DPRD Bantul turut serta dalam rapat pembahasan RAPBD tahun 2021 selama dua hari.

Sehingga mitra kerja Komisi B DPRD Bantul yang sempat mengikuti rapat pun diminta untuk rapid tes antigen.

"Untuk hasil rapid tes antigen, seluruh anggota Komisi B negatif semua, namun untuk ASN di bagian persidangan belum diketahui apakah ada yang positif atau tidak," imbuhnya.

Agar virus tersebut dapat ditekan penyebarannya, maka semua anggota DPRD Bantul menjalani rapid tes antigen meski tidak kontak langsung dalam waktu yang lama.

Baca juga: 9 Peserta SKD CPNS Pemkot Yogyakarta Batal Ikuti Tes Karena Covid-19

"Ya untuk memastikan saja semua anggota DPRD dalam kondisi sehat. Apalagi kami akan menggelar bimbingan teknis yang dilaksanakan pekan ini," ungkapnya.

Sementara Ketua Komisi D, DPRD Bantul, Enggar Surya Jatmiko mengakui bahwa selain anggota Komisi B dan yang kontak erat, seluruh anggota DPRD Bantul menjalani rapid tes antigen.

Hal itu diperlukan, terlebih semua anggota DPRD Bantul akan menggelar bimbingan teknis.

"Ya biar ada kepastian semua anggota DPRD Bantul sehat semua saat melakukan bimbingan teknis. Saya tidak kontak erat namun juga ikut rapid tes antigen dan hasilnya non reaktif. Jadi amanlah," tambahnya.( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved