Breaking News:

Dewan Pendidikan DIY Berkata Ini Tentang Klitih di DI Yogyakarta yang Dilakukan Pelajar

Kenakalan remaja dan kejahatan jalanan atau lazim disebut Klitih yang kembali marak ditemui di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memantik keprihatinan

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti A. Husna
Ketua Dewan Pendidikan DIY, Prof Danisworo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kenakalan remaja dan kejahatan jalanan atau lazim disebut Klitih yang kembali marak ditemui di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memantik keprihatinan dewan pendidikan DIY.

Pasalnya, dari sejumlah kasus aksi kejahatan jalanan selama ini tak sedikit pelakunya masih berusia di bawah umur dan berstatus sebagai pelajar.

Ketua Dewan Pendidikan DIY Prof Daniswara mengatakan, jika hanya mengandalkan aspek hukum untuk mengatasi klitih tidak akan mampu.

Ia menyebut dalam kasus kenakalan remaja ada beberapa aspek yang perlu diketahui dan diurai benang kusut permasalahan tersebut.

Baca juga: Dilimpahkan ke Polres Gunungkidul, Pelajar Perusak Bendera Dikenai Wajib Lapor

Danis menganggap secara aspek hukum pidana pihak berwajib tentunya sudah melakukan tugasnya sesuai undang-undang yang berlaku.

"Jadi masalah kenakalan remaja, kejahatan jalanan klitih, kalau dari aspek kepolisian tidak sanggup. Butuh dorongan dari pihak lain," katanya, kepada Tribun Jogja, Senin (16/8/2021).

Ia menjelaskan, sebagian masyarakat melupakan peran Tripilar dalam dunia pendidikan.

Padahal menurutnya jika peran tripilar pendidikan itu terpenuhi, karakter anak yang berbudi luhur akan mudah tercapai.

Tripilar yang dimaksud yakni peran keluarga menjadi pilar pertama untuk membentuk karakter anak.

Menurutnya orang tua wajib mrlakukan pengawasan dan bimbingan kepada anak, terutama untuk mencegah seorang anak terjerumus ke dalam pergaulan yang kurang baik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved