Penyekatan Mudik 2021
Antisipasi Penerobos Penyekatan, Pos Tempel Ditambah Petugas
Untuk mengantisipasi adanya lonjakan dan pemudik yang menerobos penyekatan, Pos PAM Tempel menambah jumlah personel.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Kendaraan plat luar daerah yang melintas perbatasan, semakin berkurang.
Hal itu, menurut Sanika karena dimungkinkan sudah ada penyekatan dari luar daerah, sehingga kendaran yang masuk Sleman semakin berkurang.
Baca juga: Jelang Lebaran 2021, Ratusan Ribu Kendaraan Memasuki DI Yogyakarta
Selain itu, bisa juga karena kesadaran masyarakat tentang larangan mudik sudah tumbuh, sehingga tidak melakukan perjalanan.
Sejauh ini, kata Sanika, dalam proses penyekatan, ada warga yang ngeyel.
Terutama warga yang dekat perbatasan.
"Mereka bilang, saya orang dekat, masa harus pakai Surat. Akhirnya, kami jelaskan dengan baik-baik. Karena itu peraturan ya dipatuhi," tuturnya.
Di Rumah Saja
Sanika mengimbau, di masa larangan mudik (6-17 Mei), warga yang tidak ada keperluan mendesak lebih baik di rumah saja.
Tidak perlu keluar atau melintasi perbatasan Yogyakarta.
"Kalau tidak urgen silakan dirumah saja. Demi menghindari penyebaran COVID-19. Tapi kalau terpaksa harus melintas, maka lengkapi dokumen dan patuhi prokes," kata dia. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/antisipasi-penerobos-penyekatan-pos-tempel-ditambah-petugas.jpg)