Penyekatan Mudik 2021

Antisipasi Penerobos Penyekatan, Pos Tempel Ditambah Petugas 

Untuk mengantisipasi adanya lonjakan dan pemudik yang menerobos penyekatan, Pos PAM Tempel menambah jumlah personel.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Petugas gabungan melakukan penyekatan di pos pam Tempel, diperbatasan Magelang - Yogyakarta, Selasa (11/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Pos PAM Tempel, Iptu Sanika menyebut, kendaraan yang terjaring operasi penyekatan mudik lebaran di jalur perbatasan Magelang - Yogyakarta cenderung berkurang.

Namun demikian, dua hari menjelang lebaran, untuk mengantisipasi adanya lonjakan dan pemudik yang menerobos penyekatan, pihaknya sudah melakukan antisipasi.

Yaitu, dengan menambah jumlah personel.

"Jumlah personel diperbanyak. Kemarin, ada 33 petugas. Sekarang ada 60 - 70 petugas. Kami dapat backup dari Sabhara dan Brimob. Sebagian petugas kami terjunkan, dan sebagian lainnya, standby di belakang (pos)," kata dia, Selasa (11/5/2021). 

Enam hari diberlakukan larangan mudik lebaran, petugas gabungan, terdiri dari Kepolisian, TNI, Dishub, Dinkes, Satpol-PP, Basarnas hingga relawan yang melakukan penyekatan di jalur perbatasan Magelang - Yogyakarta, tepatnya di Tempel, Kabupaten Sleman, telah memutar balikan ratusan kendaraan. 

Baca juga: 6 Hari Larangan Mudik, 993 Kendaraan Diputar Balik di Jalur Magelang - Yogyakarta 

Data yang diterima Tribunjogja.com, penyekatan yang dilakukan mulai tanggal 6 - 10 Mei, petugas telah memeriksa 3.475 kendaraaan.

Dari jumlah tersebut, 2.553 kendaraan diizinkan melintas, dan 922 dipaksa putar balik. 

Kemudian, dihari ke-6, data sementara hingga pukul 12.00 WIB, ada 253 kendaraan yang diperiksa dan 71 kendaraan diputar balik.

Sehingga, total keseluruhan sejauh ini, sudah ada 3.728 kendaraan yang diperiksa, 993 Kendaraaan diputar balik, dan 2.735 kendaraaan diizinkan melintas. 

"Pelaku perjalanan boleh melewati perbatasan, ketika ada surat tugas dinas atau kerja. Kemudian ada dokumen kesehatan. Dua hal itu yang pokok," kata Iptu Sanika

Sejauh ini, menurut dia, petugas gabungan yang melakukan penyekatan di Pos Tempel tidak menemui kendala berarti.

Segala sarana dan prasarana sudah tersedia.

Meski demikian, Ia tidak menampik, enam hari melakukan penyekatan, ada petugas yang merasa kelelahan. 

Namun berdasarkan pengamatan dirinya, mendekati lebaran, kendaraan luar daerah yang melintas di perbatasan Yogyakarta - Magelang diakuinya semakin berkurang. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved