Breaking News:

Berita Kesehatan

Tak Enak Badan Setelah Divaksin Covid-19, Apakah Normal? Ini Jawaban Ahli

Sangat normal bagi sebagian orang merasa tak enak badan setelah disuntik vaksin Covid-19. Gejalanya pun bermacan-macam

Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Relawan PMI Kabupaten Gunungkidul menerima vaksin COVID-19 beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sangat normal bagi sebagian orang merasa tak enak badan setelah disuntik vaksin Covid-19. Gejalanya pun bermacan-macam. Ada yang berupa sakit kepala, kelelahan, mengantuk dan nyeri di bagian lengan yang disuntik, dll.

Royal College of GPs mengatakan lebih dari satu dari 10 orang yang menerima vaksin covid-19 merasakan gejala itu. Namun keluhan itu hanya berumur pendek.

Seorang vaksinator memperlihatkan dosis vaksin Covid-19 saat pencanangan vaksinasi Covid-19 di Klaten Senin (25/1/2021) lalu.
Seorang vaksinator memperlihatkan dosis vaksin Covid-19 saat pencanangan vaksinasi Covid-19 di Klaten Senin (25/1/2021) lalu. (Dok. Humaskab Setda Klaten)

Ini tidak berarti apa-apa dibandingkan arti penting vaksin untuk membantu menyelamatkan nyawa.

Baca juga: Pemkot Yogya Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Guru dan Tenaga Kependidikan Selesai April 2021

Profesor Martin Marshall dari Royal College of GPs mengatakan bahwa keluhan itu merupakan reaksi normal dari kebanyakan vaksin yang digunakan saat ini. Termasuk juga efek samping ringan yang dirasakan penerima vaksin di Inggris.

Baca juga: 11.700 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Telah Jalani Vaksinasi Covid-19

Lantas apa yang harus dilakukan jika merasa tak enak badan setelah divaksin?

Bagi mereka yang mulai merasa tidak enak badan, mereka diminta untuk melaporkan diri di angket yang biasanya dibagikan paskavaksinasi.

Adapun menurut data yang dikumpulkan studi Zoe Covid Symptom menunjukkan bahwa lebih dari 280.000 orang mengalami kelelahan, sakit kepala dan kedinginan dan wanita muda atau mereka yang pernah menderita COVID lebih mungkin mengalami gejala tersebut.

"Apa pun hasilnya, ini tentu jauh lebih baik daripada Anda terkena covid," kata Profesor Spector dari Zoe Covid Symptom. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved