Sekolah Tatap Muka

Pemkot Yogya Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Guru dan Tenaga Kependidikan Selesai April 2021

Semua guru dan tenaga kependidikan di tingkat TK, SD, hingga SMP, sudah mengikuti proses vaksinasi massal yang digelar di Balai Kota Yogyakarta

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/ Azka Ramadhan
Salah satu ASN di lingkungan Pemkot Yogyakarta tengah mendapat injeksi vaksin Covid-19, di komplek Balai Kota setempat, Senin (22/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mematok target proses vaksinasi Covid-19 untuk guru dan tenaga kependidikan dapat selesai pada pertengahan April 2021 mendatang.

Sehingga, kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka dapat dilaksanakan selepas Idulfitri 2021.

"Kita harapkan sebelum puasa sudah selesai. Kita kan pilih opsi yang jarak 14 hari, untuk penyuntikan vaksin tahap kedua," terang Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Selasa (30/3/2021).

Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut menandaskan, semua guru dan tenaga kependidikan di tingkat TK, SD, hingga SMP, sudah mengikuti proses vaksinasi massal yang digelar di Balai Kota setempat, pada 22-27 Maret silam.

Selanjutnya, mereka akan mendapat injeksi kedua di fasilitas kesehatan (faskes) yang sudah ditentukan.

"Sasarannya (dalam vaksinasi massal) ada 5.975 guru dan tenaga kependidikan. Jadi, untuk injeksi yang pertama, TK, SD dan SMP sudah semua," terangnya.

Hanya saja, Heroe menyatakan, vaksinasi guru dan tenaga kependidikan tidak menjadi satu-satunya tolok ukur dalam menentukan dimulainya kembali pembelajaran tatap muka.

Sebab, pihaknya tetap harus melihat perkembangan kasus Covid-19 yang muncul di wilayahnya.

"Masih menunggu perkembangan kasus dulu. Paling tidak, habis lebaran kita mengkaji, (sekolah) mana saja yang bisa melaksanakan tatap muka," tandasnya.

Namun, orang nomor dua di kota pelajar itu memastikan, dari segi infrastruktur, semua sekolah sudah siap menyambut kembali murid-muridnya.

Kesiapan sarana dan pra sarana penunjang protokol kesehatan tersebut, diselaraskan dengan aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat.

"Setiap sekolah juga sudah ada satgasnya, ada timnya sendiri, ada fasilitas yang dibangun. Kalau dari sisi kesiapan secara prokes, semuanya sudah," ungkap Heroe.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan, sejauh ini Pemkot Yogyakarta sudah memvaksin 73.206 warga.

Dengan rincian, 13.575 tenaga kesehatan, 44.013 aparat pelayanan publik, serta 16.618.

Jumlah tersebut bakal terus bertambah, lantaran proses masih berlangsung. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved