Breaking News:

Fenomena Sosial Manusia Silver di Jogja

Rasa Gatal di Badan hingga Potensi Masalah Kulit Bagi Manusia Silver, Ini Kata Dokter Spesialis

Para manusia silver umumnya melumuri badannya menggunakan cat yang sebenarnya bukan untuk kulit, dan berpotensi menyebabkan gatal-gatal

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/ MIFTAHUL HUDA
Aksi manusia silver di sudut kota Yogyakarta, Rabu (24/3/2021) 

Vito mengaku cat warna silver yang digunakan untuk melumuri tubuhnya itu menggunakan cat sablon.

Dalam aksinya, Vito hanya seorang diri. Rata-rata penghasilan satu hari menjadi manusia silver itu antara Rp80 ribu hingga Rp100 ribu.

"Nggak pasti kadang Rp80 ribu kadang Rp100 ribu. Tergantung pengendara yang melintas," ungkap Vito.

Aksi manusia silver di sudut kota Yogyakarta, Rabu (24/3/2021)
Aksi manusia silver di sudut kota Yogyakarta, Rabu (24/3/2021) (TRIBUN JOGJA/ MIFTAHUL HUDA)

Selain di simpang empat Jalan Wonosari, Vito mengaku aksinya tersebut dilakukan berpindah-pindah bahkan hingga sampai keluar daerah.

Selama enam bulan menjadi manusia silver, tercatat dirinya sudah pernah hingga ke Kabupaten Purworejo dan daerah lainnya.

"Pindah-pindah. Saya kadang sampai ke Purworejo. Ya ke mana saja, kalau di sini terus kan bosen ya pengendara ini," ujar dia.

Meski sering merasakan gatal-gatal pada tubuhnya, Vito mengatakan iritasi yang dialaminya tidak sampai menggangu kesehatannya.

"Belum sampai parah sih meski sering gatal-gatal," tegas Vito.

Penjelasan Dokter Spesialis Kulit

Dokter spesialis kulit dan kelamin RS Panti Rapih Yogyakarta, dr Radijanti Anggraheni, SpKK, menjelaskan efek dari mengaplikasikan suatu bahan ke seluruh tubuh sangat bergantung pada jenis bahan itu sendiri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved