Kisah Kakek 74 Tahun yang Telah Makamkan Ratusan Jenazah Covid-19, Tapi Belum Dapat Jatah Divaksin

Kakek sembilan cucu tersebut yang seharusnya menjadi prioritas target vaksinasi belum tersentuh vaksin Covid-19. 

Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Juri (74) sudah setahun terakhir menjadi relawan pemakaman pasien Covid-19 di TPU Jatisari, Mijen, Kota Semarang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Juri (74) sudah setahun menjadi relawan pemakaman pasien Covid-19 di TPU Jatisari, Mijen, Kota Semarang.

Siapa sangka, kakek sembilan cucu tersebut yang seharusnya menjadi prioritas target vaksinasi belum tersentuh vaksin. 

"Belum divaksin, entah kapan, tapi semisal tak divaksin tidak apa-apa. Doakan saja simbah sehat selalu," terangnya kepada Tribunjateng.com.

Dia selama setahun terakhir telah memakamkan sekira 425 pasein Covid-19.

Baca juga: Bupati dan Wabup Kulon Progo Telah Divaksin Covid-19 Hari Ini

Baca juga: UPDATE Sebaran Covid-19 Kamis 25 Maret 2021 Pagi Ini: Data Rinci Tambahan Kasus Baru di 34 Provinsi

Proses penguburan mayoritas dilakukan pada waktu dinihari. 

Akibatnya dia kurang cukup beristirahat lantaran semalam suntuk tak tidur. 

Dia berusaha mematuhi protokol kesehatan selama pemakaman seperti pakai masker dan sarung tangan. 

"Alhamdulillah selama ini sehat saja.  Paling banter sakit masuk angin," bebernya. 

Dia mengaku, tak berharap banyak divaksin. 

Apalagi dia hanya relawan pemakaman Covid-19.

Bukan petugas medis sebagai garda terdepan penanggulangan Covid-19.

Meski begitu, dia tak menolak jika ada program vaksinasi. 

Pasalnya sebagai perlindungan sekaligus menaati anjuran Pemerintah. 

"Kalau ada diterima,  tidak ada juga tidak apa-apa," tegasnya. 

Pemakaman Jenazah COVID-19 di Bantul Ditugaskan pada Warga Terlatih
Pemakaman Jenazah COVID-19 di Bantul Ditugaskan pada Warga Terlatih (Dokumentasi BPBD Kota Yogyakarta)
Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved