Breaking News:

Disperindag DIY Pastikan Persediaan dan Harga Bahan Pokok Tetap Terjaga Jelang Ramadhan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan persediaan dan harga bahan pokok (bapok)

TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Aktivitas perdagangan dan Pembeli di Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan persediaan dan harga bahan pokok (bapok) menjelang Ramadhan tetap terjaga.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag DIY, Yanto Aprianto mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan persediaan dan harga dari pasar-pasar yang ada di wilayah Yogyakarta.

"Kami pastikan bapok tetap aman untuk bulan Ramadhn ini. Malahan persediaan mencukupi hingga tiga bulan ke depan. Sedangkan harga dari bapok, rata-rata masih stabil," jelas Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag DIY, Yanto Aprianto, pada Rabu (24/03/2021).

Baca juga: DLH Bantul Bakal Bangun Intermediete Transfer Facility (ITF) Untuk Kelola Sampah

Sementara itu, Yanto melanjutkan, untuk Ramadhan tahun ini diperkirakan permintaan bapok tidak mengalami lonjakan.

Mengingat kondisi pandemi yang masih mempengaruhi daya beli produk di masyarakat.

"Kalau dilihat dari permintaannya sepertinya tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Karena, kontribusi dari sektor horeka masih minim permintaan dan belum memperlihatkan kondisi yang optimal. Saat ini, permintaan produk masih didominasi dari rumah tangga," ujarnya.

Untuk harga-harga bapok yang rawan mengalami kenaikan saat Ramadan mulai diperhatikan untuk menghindari risiko terjadinya kenaikan maupun penurunan harga yang sangat drastis.

Di antaranya komoditi beras, telur ayam, daging ayam,  daging sapi, hingga tepung terigu.

"Sekarang harga relatif stabil, untuk beras IR I seharga Rp 11.500 per kilogram , telur ayam broiler Rp 22.500 per kilogram, daging ayam Rp 34.000 per kilogram, daging sapi Rp 120.000 per kilogram, dan terigu Rp 9.000 per kilogram," tuturnya.

Baca juga: Ini Area di SMK Negeri 1 Depok Sleman yang Terdampak Jalan Tol Yogya-Solo, Dua Pintu Masuk Tergusur

Sedangkan untuk harga bumbu dapur, memang terjadi kenaikan pada komoditi tertentu yakni cabai rawit merah.

Di mana, harga cabai rawit merah tembus seharga Rp 120.000 per kilogram. Sedangkan, untuk komoditi lainnya masih terpantau normal.

"Memang harga yang masih melonjak itu, cabai rawit merah. Ini kami upayakan harga bisa turun sebelum Ramadan. Karena, diperkirakan pada awal April nanti akan ada panen raya," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved