Kesehatan

Diet di Masa Pandemi COVID-19, Perhatikan Asupan Makanan agar Imunitas Terjaga

Di masa pandemi COVID-19, tubuh wajib memiliki imunitas yang cukup agar tidak mudah terserang virus corona.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
theindependent.co.uk
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM - Di masa pandemi COVID-19, tubuh wajib memiliki imunitas yang cukup agar tidak mudah terserang virus corona.

Untuk itu, asupan makanan perlu dijaga, khususnya bagi yang sedang melaksanakan diet. Jangan sampai tubuh justru kekurangan nutrisi.

Itu malah menyebabkan penyakit baru dan rentan terpapar virus corona.

Ahli Gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dianandha Septiana SGz MSc mengatakan untuk melakukan diet, setiap individu tidak boleh sembarangan.

Baca juga: Diet Tepat Menurut Ahli Nutrisi, Jangan Asal Ikut Apa Kata Tutorial

Banyak hal yang harus dipertimbangkan jika ingin mengalami program diet, termasuk riwayat penyakit, tinggi dan berat badan ideal, hormon dan masih banyak lagi.

“Intinya, jika dalam kondisi seperti ini, makan juga harus dipertimbangkan. Setiap makanan mengandung nutrien yang kurang lengkap sehingga dibutuhkan makanan lain untuk bisa saling melengkapi,” ungkapnya kepada Tribunjogja.com , Senin (8/3/2021).

Menurutnya, buah dan sayur tetap menjadi asupan penting karena merupakan sumber vitamin dan mineral untuk tubuh.

“Nah, buah dan sayur ini mampu mempertahankan imunitas, di samping protein, karbohidrat dan lipid,” tuturnya lagi.

Ia menjelaskan, buah dan sayur mengandung cukup serat yang dapat menunda rasa lapar sehingga bisa meminimalisasi keinginan untuk makan.

Baca juga: Bagaimana Cara Diet Aman dan Sehat? Begini Jawaban Nutrisionis

Maka, rasa ingin mengecap, mencicipi atau ngemil sedikit demi sedikit akan hilang karena perut merasa sudah kenyang terlebih dahulu.

Ini cocok bagi individu yang mudah lapar dan tidak bisa menahan hawa nafsu untuk menyantap makanan.

Apabila ingin berdiet, siapapun perlu berkonsultasi dengan ahli agar diet bisa berhasil dan tidak memberikan efek samping.

Menanggapi diet yang sedang viral dan tanpa Buang Air Besar (BAB), perempuan yang akrab disapa Dian itu menilai diet tersebut kurang sehat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved