Jelang Libur Isra Miraj, Pemda DIY Akan Gelar Razia Surat Rapid Antigen di 3 Titik Lokasi Perbatasan

Pemda DIY berencana untuk kembali menggelar pengecekan surat negatif antigen di wilayah perbatasan keluar-masuk wilayah DIY

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Antrian kendaraan dari luar kota yang hendak masuk DIY saat menunggu giliran rapid tes antigen secara acak di perbatasan Tempel, Jumat (12/2/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Libur akhir pekan depan berpotensi dijadikan kesempatan oleh masyarakat sebagai masa libur panjang.

Pasalnya, pada Kamis (11/3/2021) mendarang bertepatan dengan hari libur nasional untuk memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Guna mengantisipasi mobilitas warga dari luar wilayah ke DI Yogyakarta, Pemda DIY berencana untuk kembali menggelar pengecekan surat negatif antigen di wilayah perbatasan.

Baca juga: Disdikpora Bantul Berharap Guru Bisa Dapat Prioritas Vaksinasi Covid-19

Baca juga: UPDATE Sebaran Covid-19 hingga Minggu 7 Maret 2021 Pagi : Data Rinci Kasus Baru di 34 Provinsi

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan langkah penyekatan serupa sempat dilakukan pada libur Tahun Baru Imlek 2021 lalu.

"Berarti mulai Rabu (10/3/2021) siang nanti akan ada pemeriksaan surat antigen. Akan kita lakukan terutama di tiga titik," terang Aji, Minggu (7/3/2021).

Tiga titik lokasi yang dimaksud Aji meliputi wilayah timur di kawasan Prambanan Solo-Yogyakarta, sisi utara di Kecamatan Tempel Sleman-Magelang, dan di sisi Barat yakni Wates-Purworejo.

Pelaksanaa tes swab antigen secara acak di Pos Polisi Prambanan Klaten, Jumat (12/2/2021).
Pelaksanaa tes swab antigen secara acak di Pos Polisi Prambanan Klaten, Jumat (12/2/2021). (TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan)

Pengecekan dokumen dilakukan secara acak.

Sehingga tak seluruh kendaraan yang melintas bakal diperiksa petugas. 

Jika pelancong tak mampu menunjukkan surat negatif antigen, mereka bakal diminta berputar balik.

Baca juga: Sebanyak 2.663 Pelayanan Publik di Kulon Progo Telah Divaksinasi Covid-19

Baca juga: UPDATE Peta Epidemiologi Covid-19: Sleman Bebas Zona Merah, Berikut Rincian Zona Oranye dan Kuning

Aji pun mengimbau kepada pelaku perjalan untuk melaksanakan pemeriksaan.

Ini dilakukan untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan Covid-19.

"Persyaratan berkunjung itu ditentukan minimal membawa hasil rapid test antigen negatif itu berlaku 2x24 jam.  Boleh saja datang (ke Yogya), namun seandainya bukan keperluan mendesak sebaiknya ditunda dulu," paparnya.

Petugas gabungan memeriksa kendaraan dari luar daerah yang hendak masuk DIY di pos perbatasan Tempel, Jumat (12/2/2021)
Petugas gabungan memeriksa kendaraan dari luar daerah yang hendak masuk DIY di pos perbatasan Tempel, Jumat (12/2/2021) (TRIBUN JOGJA/ MIFTAHUL HUDA)

Selain itu, sebaiknya masyarakat tak perlu melakukan perjalanan jika alasannya tidak terlalu penting dan mendesak.  

Saat ini pun pemerintah juga masih menerapkan Pemberlakukan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dengan fokus menekan laju penularan Covid-19.

 "Karena kita masih menerapkan PPKM harapannya bisa terus menekan angka konfirmasi positif sehingga pada saat betul-betul sudah aman dan vaksinasi selesai maka kita bisa beraktivitas seperti biasa," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved