Berita Kesehatan

Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Diet Ketogenik alias Diet Keto

Penelitian menunjukkan bahwa diet ini bisa efektif dan membantu melawan penyakit yang berhubungan dengan obesitas pemicu diabetes tipe 2

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
crossfitsanitas
Makan makanan kaya protein 

Diet keto dimulai dengan penurunan berat badan, lalu merata Saat mengikuti diet keto, penurunan berat badan dapat bervariasi dari orang ke orang, kata Jeff Volek, ahli diet dan profesor terdaftar di Ohio State University. 

"Ketika orang dengan berat badan berlebih memulai diet ketogenik, mereka biasanya kehilangan sekitar 6 hingga 8 pound pada minggu pertama, kemudian sekitar 1 hingga 2 pound per minggu setelahnya," kata Volek. 

Baca juga: Kiat Sukses Diet Sehat 8 Artis Indonesia: Berat Badan Turun Puluhan Kilogram, Tidak Susah dan Murah

Namun, beberapa orang yang menjalani keto dilaporkan menderita beberapa efek samping awal termasuk:

  • Bau mulut
  • Sembelit
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Kesulitan tidur

Penurunan berat badan awal sebagian disebabkan oleh penurunan berat badan air karena Anda cenderung menahan lebih sedikit air pada diet rendah karbohidrat. Dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa Anda mungkin tidak terus menurunkan berat badan dengan keto dalam jangka panjang. Hingga Anda menurunkan berat badan sama sekali.

Siapa yang tidak boleh mencoba diet keto

Diet ketogenik belum tentu cocok untuk semua orang. Ambil contoh anak-anak. Ahli gizi baru-baru ini mengatakan kepada Health Insider bahwa menerapkan diet keto kepada anak-anak atau remaja - atau diet ketat apa pun - dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dan gangguan makan.

Selain itu, keto tidak bagus untuk jangka panjang jika Anda memiliki, atau berisiko mengalami masalah irama jantung. 

Sebuah studi besar tahun 2019, yang diterbitkan oleh American College of Cardiology, yang melibatkan catatan medis dari hampir 14.000 orang melaporkan bahwa orang yang tidak mengonsumsi banyak biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran bertepung selama bertahun-tahun, berisiko lebih tinggi berkembang. kondisi jantung yang disebut AFib.

Bahkan jika Anda sehat, keto jangka panjang dapat menyebabkan kekurangan vitamin B dan C, karena banyak makanan yang kaya vitamin ini - seperti kacang-kacangan, polong-polongan, dan buah - juga tinggi karbohidrat. Dan jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang tepat, keto sebenarnya dapat membuat Anda menambah berat badan, bukan menurunkannya.

Intinya: Diet keto bukan untuk semua orang dan Anda harus berbicara dengan ahli gizi bersertifikat sebelum memulainya, terutama jika Anda memiliki kondisi medis yang dapat memengaruhi diet tersebut. (*/Health Insider)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved