Update Corona DI Yogyakarta
UPDATE Covid-19 Gunungkidul : Tambahan 6 Kasus Baru Hari Ini
Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul melaporkan adanya 6 kasus baru terkonfirmasi positif pada Selasa (24/11/2020).
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul melaporkan adanya 6 kasus baru terkonfirmasi positif pada Selasa (24/11/2020).
Pada hari yang sama dilaporkan pula terdapat 4 kasus sembuh.
Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan 2 dari 6 kasus baru hari ini merupakan hasil screening (penjaringan) pegawai.
"Keduanya adalah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan pegawai bank," kata Dewi memberikan keterangannya pada sore ini.
Ia mengatakan 2 orang yang dinyatakan positif ini adalah pria berumur 26 tahun asal Kapanewon Panggang dan wanita berumur 20 tahun asal Playen.
Baca juga: UPDATE Covid-19 Kulon Progo : Tambah 10 Kasus Positif, 5 Sembuh dan 1 Probable Meninggal
Baca juga: Ratusan Ribu Surat Suara Pilkada Klaten Mulai Disortir dan Dilipat oleh 50 Pekerja
Baca juga: Bawaslu dan Satpol PP Sleman Tertibkan 1.136 Alat Peraga Kampanye
Sementara Dewi menyampaikan 3 kasus lain merupakan hasil kontak dengan konfirmasi positif. Mereka berasal dari Semanu, Ponjong, dan Patuk.
"Satu kasus baru lainnya berasal dari Wonosari, sebelumnya berstatus Suspek," ungkapnya.
Sampai hari ini, Gunungkidul mencatatkan 431 kasus konfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif.
Tambahan 4 kasus sembuh membuat angka kesembuhan mencapai 349. Sebanyak 67 kasus dalam perawatan dan 15 kasus dilaporkan meninggal dunia.
Berkaitan dengan kasus penularan Covid-19 di Patuk, Dewi mengkonfirmasi ada 2 pelajar yang dinyatakan positif. Mereka adalah anak laki-laki berumur 9 tahun dan anak perempuan yang tidak disebutkan umurnya.
"Berdasarkan hasil penelusuran awal, keduanya terpapar setelah kontak dengan satu guru yang juga dinyatakan positif," paparnya.
Baca juga: Penambahan Nakes, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Prioritaskan 3 RS Utama
Baca juga: Bank BPD DIY dan Universitas Negeri Yogyakarta Sepakat dan Berkomitmen Memperkuat Kerjasama
Baca juga: Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Tunggu Keputusan Wali Kota Terkait Pembelajaran Tatap Muka
Atas penemuan kasus tersebut, Dewi mengingatkan agar aktivitas belajar tatap muka tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).
Ia pun menyatakan saat ini prokes masih belum optimal diterapkan masyarakat.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan aktivitas tatap muka di sekolah yang bersangkutan dihentikan sementara.
"Selagi dihentikan, proses penelusuran kasus dilakukan terhadap pelajar dan guru lainnya," kata Bahron. (alx)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-update-corona-di-daerah-istimewa-yogyakarta.jpg)