Jenis-jenis Makanan Penurun Panas Demam, Mudah Didapatkan
Berikut ini adalah beragam makanan penurun panas demam yang baik dikonsumsi dan mudah didapatkan
TRIBUNJOGJA.COM - Demam merupakan reaksi tubuh saat melawan virus atau bakteri yang membawa penyakit.
Saat kita demam, nafsu makan Anda mungkin akan turun. Tapi, kondisi ini sebaiknya harus dilawan. Pasalnya, saat demam, tubuh Anda bisa membakar kalori dan kehilangan cairan lebih banyak daripada kondisi biasanya karena muncul tekanan tambahan pada tubuh.
Oleh sebab itu, saat demam, seseorang dianjurkan untuk makan dan minum lebih banyak dengan harapan bisa lekas pulih.

Selain itu, saat sedang melawan infeksi, tubuh Anda membutuhkan nutrisi dan energi untuk meningkatkan sistem kekebalan. Berikut ini adalah beragam makanan penurun panas demam yang baik dikonsumsi:
1. Sup ayam
Sup ayam baik dikonsumsi sebagai makanan penurun panas demam karena mampu menyediakan nutrisi dalam jumlah besar yang dibutuhkan tubuh saat sakit. Melansir Health Line, sup ayam adalah makanan sumber vitamin, mineral, kalori dan protein yang baik dikonsumsi saat Anda sakit.
Sup ayam juga merupakan sumber cairan dan elektrolit yang sangat baik, keduanya diperlukan untuk mengatasi dehidrasi yang mungkin terjadi saat demam. Terlebih lagi, sebuah penelitian mengungkap bahwa sup ayam lebih efektif dalam membersihkan lendir hidung daripada makanan lain yang dipelajari. Artinya, sup ayam adalah dekongestan alami dengan cara mengeluarkan uap panas.
Alasan lain untuk efek ini adalah ayam mengandung asam amino sistein. N-acetyl-cysteine, suatu bentuk sistein, dapat memecah lendir dan memiliki efek anti-virus, anti-inflamasi dan antioksidan.
Sup ayam juga dilaporkan mampu menghambat kerja neutrofil, yaitu sel darah putih yang dapat menyebabkan gejala seperti batuk dan hidung tersumbat. Kemampuan sup ayam untuk menghambat sel-sel ini sebagian dapat menjelaskan mengapa sup ayam sangat efektif melawan beberapa gejala flu atau pilek, termasuk demam.
2. Bawang putih
Bawang putih dapat memberikan segala macam manfaat kesehatan. Bumbu dapur ini telah digunakan sebagai ramuan obat selama berabad-abad dan telah menunjukkan efek antibakteri, antivirus, anti-jamur, dan dapat merangsang sistem kekebalan tubuh.
Beberapa penelitian pada manusia telah mengeksplorasi efek bawang putih pada proses penyembuhan flu biasa.
Beberapa penelitian tersebut telah menemukan hasil yang menjanjikan. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengonsumsi bawang putih lebih jarang sakit.
Dalam penelitian lain, orang yang mengonsumsi bawang putih tidak hanya lebih jarang sakit, tetapi bisa menjadi lebih cepat sembuh 3,5 hari ketika sakit daripada kelompok yang tidak mengonsumsinya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen ekstrak bawang putih tua dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan menurunkan keparahan pilek dan flu.
3. Air kelapa
