Update Corona di DI Yogyakarta
Pemda DIY Harus Lari Lebih Cepat untuk Penanganan Covid-19
Ia mengatakan, perlunya melibatkan 246 Desa Tangguh Bencana DIY, 88 Satuan Pendidikan Aman Bencana dan 115 kampung tangguh bencana di Jogja, untuk ber
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Persoalannya, Pemda DIY perlu berkoordinasi dengan daerah di Jawa Tengah yang berada diperbatasan DIY. Sebelumnya Eko Suwanto juga menyinggung terkait nasib warga yang ada di perbatasan.
"Tentu itu juga akan kami pertimbangkan. Makanya semuanya masih dalam persiapan," ujarnya.
Persoalan lain, mengenai ketersediaan pangan di tengah Pandemi, pria yang akrab di sapa Aji ini sesumbar. Ia menganggap, ketersediaan pangan tidak hanya sampai di bulan Ramadhan saja.
• UPDATE Terkini Virus Corona, Jumlah Pasien COVID-19 Tambah 380, Total Kasus Jadi 5.516
"Tapi stok pangan kami pastikan aman hingga september mendatang," sambung dia.
Hanya saja, untuk saat ini ia mengakui jika Pemda DIY kesulitan pengadaan gula pasir. Karena masa panen masih dibulan Mei mendatang.
Selain itu, problem mengenai kedisiplinan masyarakat untuk menjaga aktivitas juga masih belum maksimalkan oleh masyarakat.
Buktinya sampai saat ini ada 1500 penindakan yang dilakukan Polda DIY untuk menghalau kerumunan selama masa tanggap darurat saat ini.
"Masalahnya memang DIY masih belum layak untuk pengajuan PSBB. Jadi ya kami kesulitan untuk menertibkan masyarakat. Namun, kami mengimbau masyarakat untuk tetap patuhi protokol pencegahan," tegasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ketua-komisi-a-eko-suwanto-memberi-materi-diskusi-supaya-pemda-diy-lari-lebih-cepat.jpg)