Update Corona di DI Yogyakarta

Pemda DIY Harus Lari Lebih Cepat untuk Penanganan Covid-19

Ia mengatakan, perlunya melibatkan 246 Desa Tangguh Bencana DIY, 88 Satuan Pendidikan Aman Bencana dan 115 kampung tangguh bencana di Jogja, untuk ber

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Ketua Komisi A Eko Suwanto memberi materi dalam diskusi penanganan Covid-19, Kamis (16/4/2020) 

"Salah satunya itu di Kulon Progo yang bakal ada panen raya. Sudah dimulai Maret kemarin hingga Mei nanti," tegasnya.

Dengan ketersediaan itu, Eko yakin DIY mampu mandiri pangan di tengah pandemi.

Ia juga menyinggung menenai dana Realokasi APBD DIY yang digunakan untuk penanganan Covid-19.

Di langkah ke empat ini, politisi PDIP ini juga meminta adanya penyelarasan anggaran yang bersumber dari APBD DIY dengan Kabupaten/Kota hingga Pemerintah Desa.

"Jangan sampai ada temuan BPK yang berakibat buruk, dalam penanganan realokasi APBD ini," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, dari total APBD DIY yang mencapai 6,480 triliun. Sementara realokasi APBD untuk penangan covid hanya mencapai 25 persen.

Penanganan Wabah Corona, Kelurahan Kotabaru Bentuk RT Siaga Covid-19

Dengan estimasi itu, Eko meyakini keuangan Pemda DIY termasuk cukup aman hingga September mendatang.

"Kapasitas fiskal Pemda DIY ini sekitar Rp 450 miliar. Sementara anggaran redesign APBD mencapai Rp 351 miliar. Sangat aman keuangan Pemda DIY," ujarnya.

Sementara point ke lima, Eko menganggap perlunya gotong royong, khususnya dari pihak swasta dalam bentuk Corporate Sosial Responsibility (CSR) maupun bentuk lainnya.

Dalam hal ini, ia menakankan perlunya gotong royong dengan cara sama-sama memberdayakan kemampuan masyarakat dan pemerintahan.

Holobis Kunthul Baris, kata kiasan itu menurutnya menjadi muara kebersamaan yang seharusnya dibangun oleh Pemda DIY dengan swasta.

Sedangkan langkah ke enam, Eko meminta kepada Pemda DIY supaya tegas dalam menekankan pentingnya pembatasan sosial.

"Saya tegaskan, disiplin masyarakat inilah yang menjadi respon dari semua langkah-langkah yang akan ditempuh. Dan upaya terakhir adalah doa, sebagai pendorong dari usaha kita," ungkapnya.

Lari Lebih Cepat

Politisi muda PDIP ini berharap supaya Pemda DIY harus mampu mengejar ketertinggalan wabah covid-19 yang kian hari, semakin mendekati warga masyarakat.

Selain Covid-19, Pemkab Bantul Ingatkan Warga Terkait Ancaman DBD

Ia menegaskan, dari data kesiapan pangan, tenaga medis, serta keungan yang ada, seharusnya Pemda DIY hanya tinggal menyalurkan saja jaring-jaring sosial yang telah disusun.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved